BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 06 OKTOBER 2025 • 19:38 WIB

Kekhawatiran Terkait Perlakuan Kasar terhadap Greta Thunberg di Tangan Otoritas Israel

Kekhawatiran Terkait Perlakuan Kasar terhadap Greta Thunberg di Tangan Otoritas IsraelKekhawatiran Terkait Perlakuan Kasar terhadap Greta Thunberg di Tangan Otoritas Israel

Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard, mengekspresikan keprihatinan mendalam mengenai perlakuan kasar terhadap aktivis iklim, Greta Thunberg, saat ditahan oleh otoritas Israel. Jika laporan tentang perlakuan ini terbukti benar, Stenergard menegaskan konsekuensi serius akan dihadapi.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Dalam upaya mengamankan keselamatan warganya, kementerian terkait akan memulangkan Thunberg secepat mungkin jika kondisi yang dilaporkan terbukti akurat. Kementerian juga berkomitmen untuk memberikan akses konsuler bagi Thunberg dan aktivis lainnya yang terlibat.

Laporan Perlakuan Kasar Terhadap Greta Thunberg

Maria Malmer Stenergard menegaskan pentingnya perlindungan hak-hak konsuler dan keselamatan bagi warga negara Swedia dalam situasi mendesak ini. Ia menyatakan bahwa laporan tentang perlakuan kasar terhadap Thunberg sangatlah serius dan pemerintah akan memastikan keamanan serta kesehatan aktivis tersebut.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan sedang berupaya lebih dalam untuk memberikan akses konsuler bagi Thunberg setelah perwakilannya melakukan pertemuan dengan tahanan lainnya. 'Kementerian Luar Negeri dan kedutaan sedang berupaya untuk memulangkan warga negara Swedia tersebut sesegera mungkin,' ujarnya.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Dugaan Penahanan dan Paksaan

Thunberg, bersama dengan lebih dari 400 aktivis lainnya, ditahan setelah armada bantuan Global Sumud Flotilla bertujuan menuju Gaza, dicegat oleh pasukan Israel. Dari laporan yang diterima, sejumlah tahanan telah dideportasi, sementara proses hukum bagi para peserta lainnya masih berjalan.

Laporan menyebutkan kondisi penahanan Thunberg sangat memprihatinkan, dia tidak diperoleh makanan dan air yang cukup. Berita ini semakin memperkuat tuntutan agar otoritas segera memberikan perlakuan manusiawi kepada para aktivis yang terlibat.

Reaksi dan Kesaksian dari Aktivis Lain

Beberapa aktivis lainnya yang turut serta dalam armada tersebut memberikan kesaksian terkait perlakuan yang dialami Thunberg. Ersin Celik, seorang aktivis asal Turki, mengungkapkan, 'Pasukan Israel menyiksa Greta dengan kejam di depan mata kami.'

Senada dengan itu, Lorenzo D'Agostino, seorang jurnalis Italia, menimpali dengan pengalamannya yang serupa, menggambarkan bagaimana mereka juga dipaksa terlibat dalam tindakan tidak manusiawi. Pernyataan-pernyataan ini mengangkat pertanyaan serius mengenai perlakuan yang diterima oleh para peserta armada bantuan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekhawatiran Terkait Perlakuan Kasar terhadap Greta Thunberg di Tangan Otoritas Israel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!