Kekalahan tipis timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 mendapat respon positif dari Erick Thohir. Meski berakhir dengan skor 0-1, Erick menganggap pertandingan ini sebagai langkah maju bagi skuad Garuda.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Gol Bulgaria lahir dari tendangan penalti, namun Erick melihat bahwa pengalaman bertanding melawan tim Eropa berkualitas adalah keuntungan besar bagi pemain Indonesia. Ia percaya, laga ini bisa menjadi tolok ukur dalam peningkatan performa tim.
Pujian Erick Thohir terhadap Permainan Timnas
Erick Thohir menyatakan keyakinan bahwa meski hasil tak menguntungkan, performa timnas menunjukkan kemajuan yang signifikan. "Permainannya juga tadi saya rasa cukup berkelas ya. Karena memang kita melawan tim yang tidak kaleng-kaleng, pernah semifinal (Piala Dunia) 1994," ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengalaman yang didapat dari berhadapan dengan Bulgaria. "Dan banyak pemain yang bermain di Eropa, ya memang kesempatan bagus buat kita untuk menaikkan kualitas secara menyeluruh tim nasional," lanjutnya.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Transformasi di Bawah Pelatih John Herdman
Dua laga sudah dilalui, dan Erick menyoroti transformasi positif yang dilakukan oleh John Herdman. "Tentu seperti semua media saksikan, coach John Herdman sudah berhasil sampai hari ini mentransformasi dan kelihatan permainannya kita cukup baik," jelasnya.
Perubahan ini tercermin dalam cara timnas Indonesia mengembangkan serangan, terlihat lebih teratur dan disiplin meskipun melawan tim sekelas Bulgaria.
Dukungan untuk Penyelenggaraan FIFA Series 2026
Di balik kekalahan, Erick juga memuji sukses penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Indonesia. Ia optimis bahwa kesuksesan ini akan membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah turnamen internasional lainnya di masa yang akan datang.
"Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan FIFA Series ini kita juga diberi kesempatan sama FIFA kalau ada turnamen FIFA lagi yang lain, ya kita dicoba lagi lah," tutup Erick.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: