Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 19:16 WIB

Partisipasi Indonesia dalam Penguatan Perdamaian Global Melalui ISF

Author

Partisipasi Indonesia dalam Penguatan Perdamaian Global Melalui ISF

Keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) menjadi bukti nyata kepercayaan dunia terhadap kapasitas bangsa ini menciptakan perdamaian di Gaza, Palestina.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa posisi perwira TNI sebagai Wakil Komandan ISF memperkuat peran Indonesia dalam misi perdamaian.

Keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force

Dalam konferensi pers di Jakarta, Ace Hasan Syadzily mengungkapkan bahwa partisipasi Indonesia dalam ISF sangat penting untuk menciptakan stabilitas di daerah konflik Palestina dan Israel.

Posisi strategis yang dipegang perwira TNI dalam ISF menjadi indikator kepercayaan internasional terhadap peran aktif Indonesia dalam upaya perdamaian.

Pemerintah Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam diplomasi dan kemanusiaan di Gaza.

Rencana Pengiriman Personel Perdamaian

Salah satu langkah konkrit yang diusulkan adalah pengiriman 8.000 personel pasukan perdamaian ke Rafah, wilayah perbatasan Gaza.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Ace menekankan pentingnya tindakan langsung dalam menjalankan misi kemanusiaan agar dapat memberikan dukungan efektif dalam menciptakan kondisi damai.

Dengan keterbukaan terhadap partisipasi internasional, Indonesia berupaya menunjukkan komitmennya terhadap isu-isu global terkait perdamaian dan kemanusiaan.

Respon Masyarakat Terhadap Keterlibatan Indonesia

Langkah Indonesia dalam misi perdamaian tidak lepas dari berbagai reaksi dari masyarakat, baik pro maupun kontra.

Namun, menurut Ace, keterlibatan aktif Indonesia di ISF adalah langkah yang tepat untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut.

"Indonesia menunjukkan langkah-langkah konkret, bukan sekadar omon-omon bahwa upaya untuk mencapai perdamaian… dilakukan dengan tindakan," tegas Ace.

Pernyataan ini menekankan perlunya dukungan kolaboratif dari seluruh elemen masyarakat untuk mendukung misi kemanusiaan yang diusung.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU