Dua batch produk Nestlé Milo Snack Bar telah ditarik dari peredaran di Singapura setelah terdeteksi adanya potensi serpihan karet di dalamnya.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Badan Pangan Singapura (SFA) mengumumkan penarikan ini sebagai langkah pencegahan untuk melindungi keamanan konsumen.
Detail Penarikan Produk
Penarikan mencakup dua varian Nestlé Milo Snack Bar yang diproduksi di Australia, yakni Nestlé Milo Snack Bar (Original) dan Nestlé Milo Snack Bar (Dipped).
Kedua produk tersebut memiliki tanggal kedaluwarsa yang sama, yaitu 31 Agustus 2026, dan proses penarikan saat ini masih berlangsung.
SFA telah menerima laporan dari Nestlé Singapura mengenai penarikan ini, yang dilakukan secara sukarela demi keselamatan konsumen.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Imbauan untuk Konsumen
SFA telah mengingatkan konsumen untuk tidak mengonsumsi produk dengan nomor batch yang terkait demi menjaga kesehatan.
Dalam pernyataan SFA, disebutkan bahwa, 'Konsumen yang sudah mengonsumsi dan memiliki kekhawatiran terhadap kondisi kesehatannya disarankan untuk segera mencari nasihat medis.'
Konsumen juga disarankan untuk menghubungi tempat pembelian untuk pertanyaan lebih lanjut atau pengembalian produk.
Regulasi dan Keamanan Pangan
Menurut Sale of Food Act, produk yang diketahui tidak aman untuk dikonsumsi tidak boleh dijual kepada masyarakat.
Penarikan ini menjadi tindakan preventif untuk memastikan keamanan pangan tetap terjaga di pasar.
SFA berkomitmen untuk melindungi konsumen dari risiko yang dapat muncul akibat makanan yang tidak aman, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran mengenai produk yang dikonsumsi.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: