Senin, 15 DESEMBER 2025 • 13:25 WIB

Fenomena Sprite: Kilatan Merah yang Menghebohkan Langit Prancis

Author

Fenomena Sprite: Kilatan Merah yang Menghebohkan Langit Prancis

Sebuah fenomena langit yang langka telah mengundang perhatian banyak orang, di mana kilatan merah menyerupai 'ubur-ubur raksasa' terlihat di langit Château de Beynac, Prancis.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

NASA mengonfirmasi bahwa kilatan tersebut bukan indikasi keberadaan makhluk luar angkasa, melainkan fenomena cuaca yang dikenal sebagai sprite.

Apa itu Sprite?

Sprite, atau red sprite lightning discharge, terjadi di atas badai petir yang sangat kuat. Fenomena ini biasanya dapat dilihat menggunakan kamera khusus atau dari luar angkasa.

Cahaya berwarna merah ini terbentuk di mesosfer, pada ketinggian 50 hingga 90 kilometer di atas permukaan Bumi. Proses pembentukannya melibatkan interaksi energi listrik dengan molekul nitrogen di atmosfer atas.

Berbeda dengan petir biasa yang menyambar ke bawah, sprite justru melesat ke arah atas, menciptakan pola unik yang mengesankan.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Konfirmasi NASA

Dalam sebuah pernyataan resmi, NASA menegaskan bahwa 'kilatan merah yang singkat di atas awan badai petir ini merupakan salah satu fenomena listrik paling langka di Bumi.'

Lembaga tersebut juga menjelaskan bahwa penampakan ini sepenuhnya alami dan konsisten dengan proses listrik di atmosfer atas Bumi.

Dengan memperlihatkan hasil tangkapan ilmuwan Nicolas Escurat dari proyek Spritacular, NASA berupaya menyajikan penjelasan yang transparan tentang fenomena tersebut.

Pentingnya Penelitian Sprite

Para astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) haseveral kali menangkap momen sprite saat melintasi sistem badai besar. Penelitian mengenai fenomena ini diharapkan dapat membantu memahami lebih dalam bagaimana energi listrik berpindah selama badai dahsyat.

Menurut NASA, penemuan terbaru mengenai sprite dapat digunakan untuk memperbaiki model cuaca dan prediksi petir.

'Temuan mengenai sprite membantu meningkatkan pemahaman kita tentang lingkungan listrik planet kita,' ujar badan antariksa tersebut, menggarisbawahi pentingnya fenomena ini dalam konteks ilmiah.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU