Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 15:14 WIB

Identitas Kerangka di Jembatan Cilalay Dikonfirmasi sebagai Alvaro Kiano Nugroho

Author

Identitas Kerangka di Jembatan Cilalay Dikonfirmasi sebagai Alvaro Kiano Nugroho

Polisi mengonfirmasi identitas kerangka yang ditemukan di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, sebagai Alvaro Kiano Nugroho, seorang anak berusia 6 tahun.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Hasil pemeriksaan DNA menunjukkan kecocokan dengan data dari keluarga korban, yang mengakhiri penantian untuk keluarga Alvaro sejak laporan hilangnya pada bulan Maret.

Identifikasi Kerangka Alvaro

Hasil pemeriksaan DNA menunjukkan bahwa kerangka yang terdaftar dengan nomor register: 0062/XI/2025/ML adalah milik Alvaro Kiano Nugroho. Brigjen Prima Heru, Karumkit RS Polri, menyatakan, "Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA dan gigi, dapat disimpulkan bahwa kerangka... adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari Arum Indah Kusumastuti."

Keluarga Alvaro menerima informasi mengenai kecocokan hasil tes terhadap kerangka tersebut. Arum Indah, ibunda Alvaro, mengatakan, "Sepertinya begitu, karena kami pihak keluarga sudah diinfo begitu."

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Penemuan dan Proses Pemakaman

Setelah menerima hasil tes DNA, keluarga Alvaro mengambil keputusan untuk menjemput jenazah di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut Arum, jenazah dijadwalkan untuk dimakamkan pada hari yang sama.

Kakek Alvaro, Tugimin, juga mengonfirmasi bahwa informasi mengenai hasil tes DNA disampaikan oleh pihak kepolisian kepada keluarga. "Sudah, Ibu Kapolsek yang memberi tahu tadi sore," jelasnya.

Kasus Penculikan dan Pembunuhan

Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025 setelah diculik oleh ayah tirinya, AI, yang diduga terpengaruh oleh perasaan cemburu. Pembunuhan ini terjadi setelah AI menuduh istrinya berselingkuh, yang berakhir tragis saat ia membunuh Alvaro dan membuang jasadnya.

AI akhirnya ditangkap setelah delapan bulan penyelidikan oleh kepolisian. Kombes Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya berbicara mengenai kasus ini, "Kasus ini menjadi perhatian besar masyarakat dan penting bagi kami untuk menyampaikan informasi yang akurat, terverifikasi dan transparan."

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU