Final Australian Open 2025 menyaksikan kekalahan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, oleh An Se-young dari Korea Selatan.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Walaupun meraih kekalahan di tunggal putri, Indonesia tetap menunjukkan performa impresif dengan membawa pulang dua gelar juara di ganda putra dan ganda putri.
Kekalahan Mengenaskan di Final Tunggal Putri
Pertandingan tunggal putri di Quaycentre, Sydney, pada tanggal 23 November 2025, menandai pertemuan ketujuh antara Putri Kusuma Wardani dan An Se-young.
Meskipun tampil menggembirakan di awal, Putri tidak dapat mempertahankan momentum dan akhirnya kalah, dengan skor 21-16, 21-14.
An Se-young, sebagai unggulan pertama, menunjukkan dominasi dengan keterampilan luar biasa, membalikkan keadaan hingga meraih poin-poin penting.
Kesalahan yang dilakukan Putri, termasuk pengembalian yang melebar dan antisipasi yang tidak tepat, memperburuk situasi dalam pertandingan tersebut.
Dominasi An Se-young di Turnamen
An Se-young berhasil menambahkan gelar juara ke-10 dalam 13 turnamen yang diikutinya sepanjang tahun ini.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Dengan konsistensi dan performa mengesankan, ia melampaui pencapaian Kento Momota yang meraih 9 gelar dalam satu musim.
Dengan statusnya sebagai juara, An Se-young berpotensi untuk menambah koleksi gelar di turnamen akhir musim, BWF World Tour Finals 2025, yang diadakan di Hangzhou, China, pada bulan Desember mendatang.
Prestasi ini menunjukkan kekuatannya yang kian tak terbantahkan di panggung bulu tangkis dunia.
Prestasi Indonesia di Ganda
Meskipun kekalahan di tunggal putri, Indonesia mengukir prestasi cemerlang dengan meraih dua gelar dalam kategori ganda.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memimpin ganda putra, sementara Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil di ganda putri.
Dua gelar yang diraih berhasil mengantarkan Indonesia menjadi juara umum dalam turnamen Australian Open 2025.
Gelar-gelar ini menunjukkan kebangkitan bulu tangkis Indonesia di pentas internasional, dengan harapan akan ada lebih banyak prestasi di masa mendatang.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: