Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 14:20 WIB

Memahami Radang Selaput Paru: Gejala, Penyebab, dan Penanganan

Author

Memahami Radang Selaput Paru: Gejala, Penyebab, dan Penanganan

Radang selaput paru, atau pleuritis, adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan nyeri dada tajam dan kesulitan bernapas. Pleuritis terjadi akibat peradangan pada lapisan yang melindungi paru-paru.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Mempelajari gejala serta penanganan pleuritis sangat penting agar kita dapat mengenali dan menangani kondisi ini dengan tepat dan tepat waktu.

Apa Itu Radang Selaput Paru?

Pleuritis adalah peradangan pada pleura, yaitu lapisan tipis yang mengelilingi paru-paru. Penyebab radang ini bervariasi, mulai dari infeksi, penyakit autoimun, hingga beberapa jenis kanker.

Ketika pleura mengalami peradangan, gejala yang paling umum dirasakan adalah rasa sakit saat bernapas dalam atau saat batuk. Hal ini membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih sulit.

Jika tidak ditangani dengan baik, pleuritis dapat mengakibatkan komplikasi serius, seperti efusi pleura, yang merupakan kondisi di mana cairan menumpuk di ruang antara lapisan pleura.

Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer

Gejala Pleuritis yang Perlu Diketahui

Gejala utama dari pleuritis biasanya muncul sebagai nyeri dada yang tajam, terutama saat bernapas dalam atau batuk. Nyeri ini bisa semakin parah ketika pasien bergerak atau mengubah posisi.

Selain nyeri dada, gejala lain yang mungkin dialami adalah sesak napas, yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam melakukan aktivitas fisik. Beberapa pasien juga dapat mengalami demam dan batuk bersamaan.

Jika Anda memperhatikan gejala-gejala ini, sangat penting untuk segera mengunjungi tenaga medis agar diagnosis dan penanganan dapat dilakukan dengan tepat.

Penanganan Radang Selaput Paru

Penanganan pleuritis bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika penyebabnya adalah infeksi, dokter kemungkinan akan meresepkan antibiotik untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Kombinasi obat anti-inflamasi dan pereda nyeri juga sering digunakan untuk meredakan nyeri akibat peradangan yang terjadi. Penanganan ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit yang dialami pasien.

Dalam situasi tertentu, apabila terjadi efusi pleura, prosedur pengurasan mungkin diperlukan untuk mengeluarkan cairan yang tertumpuk, demi mengurangi tekanan dan nyeri di area dada.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU