Mendapatkan gaji pertama adalah momen yang sangat dinanti-nanti, terutama bagi para pekerja baru. Namun, tidak sedikit yang mengalami kesulitan saat gaji ini cepat habis hanya dalam hitungan minggu.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Pengelolaan keuangan yang baik adalah kunci agar gaji pertama tersebut awet sampai akhir bulan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dicoba agar gaji pertama kamu nggak cepat hilang.
Buat Anggaran Bulanan
Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat anggaran bulanan. Catat semua pengeluaran dan pemasukan agar bisa mengetahui dengan jelas di mana uangmu pergi.
Anggaran ini harus mencakup semua kategori pengeluaran, seperti makanan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan lainnya. Dengan cara ini, kamu bisa melihat jika ada pos yang terlalu boros dan perlu dikurangi.
Salah satu metode yang bisa digunakan adalah 50/30/20. Di mana 50% dari gaji digunakan untuk kebutuhan dasar, 30% untuk kebutuhan sekunder, dan 20% untuk tabungan serta investasi.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Prioritaskan Kebutuhan
Selanjutnya, prioritaskan kebutuhan sebelum keinginan. Selalu utamakan pengeluaran yang bersifat wajib, seperti tagihan listrik atau sewa rumah.
Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, baru alokasikan sisa uang untuk hal-hal lain seperti makan di luar atau belanja barang-barang yang kurang penting.
Menghindari belanja impulsif juga sangat penting. Sebelum membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.
Sisihkan Untuk Tabungan
Penting untuk menyisihkan sebagian dari gaji untuk tabungan. Meskipun terasa sulit, menabung harus menjadi bagian dari kebiasaan finansial.
Cobalah untuk menyisihkan setidaknya 20% dari gaji untuk ditabung. Ini bisa dilakukan dengan membuka rekening terpisah agar tidak terpakai untuk pengeluaran sehari-hari.
Dengan adanya tabungan, kamu bisa lebih tenang dalam menghadapi kebutuhan mendadak di bulan mendatang tanpa harus mengganggu anggaran yang sudah dibuat.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: