Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 12:51 WIB

PSSI Akhiri Kerja Sama dengan Patrick Kluivert dan Tim Pelatih

Author

PSSI Akhiri Kerja Sama dengan Patrick Kluivert dan Tim Pelatih

PSSI mengonfirmasi penghentian kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihan asal Belanda pada Kamis, 16 Oktober 2023. Keputusan ini diambil setelah Timnas Indonesia gagal lolos kualifikasi Piala Dunia 2026.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Langkah ini merupakan bagian dari proses 'mutual termination' antara PSSI dan tim pelatih, mencerminkan dinamika internal yang mempengaruhi performa tim nasional.

Perjanjian Pengakhiran Kerja Sama

Dalam pernyataan resmi, PSSI menyatakan bahwa penghentian kontrak ini merupakan hasil kesepakatan bersama dengan tim pelatih yang terikat kontrak selama dua tahun. Alasan di balik keputusan ini bermuara pada kinerja yang tidak memenuhi harapan dalam ajang kualifikasi.

Tim Nas Indonesia di bawah kepemimpinan Kluivert memang mengalami kesulitan dalam mengamankan tempat di Piala Dunia 2026. Hal ini turut memengaruhi hasil evaluasi PSSI yang akhirnya memutuskan untuk melakukan perombakan dalam tim pelatih.

Keputusan ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam mengevaluasi langkah-langkah pengembangan sepak bola di tingkat nasional dan berupaya mencari solusi untuk meningkatkan hasil di masa mendatang.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dampak pada Tim Pelatihan Lainnya

Selain Kluivert, PSSI juga menghentikan kerja sama dengan pelatih lain seperti Gerald Vanenburg yang menangani tim U-23 dan Frank van Kempen untuk tim U-20. Dengan berakhirnya kontrak ini, para pelatih tidak lagi terlibat dalam struktur tim nasional di berbagai level.

Langkah ini mencerminkan upaya PSSI dalam melakukan perubahan yang lebih luas untuk merespons dinamika yang terjadi di dunia sepak bola Indonesia. Dengan perombakan ini, PSSI berharap bisa menemukan tim pelatih yang lebih tepat untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Dampak dari keputusan ini sangat signifikan bagi pembinaan muda, di mana PSSI sebenarnya sangat berkepentingan dalam pengembangan potensi pemain-pemain muda untuk masa depan.

Penghargaan untuk Tim Pelatih

Meski kerja sama dihentikan, PSSI menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota tim pelatih atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatannya. PSSI berharap semua pihak dapat menerima keputusan ini dengan baik dan memahami urgensi perubahan.

Pihak PSSI menggarisbawahi bahwa penghentian kerja sama ini adalah bagian dari strategi ke depan untuk pengembangan dan pembinaan tim nasional. Dengan langkah ini, diharapkan kualitas sepak bola Indonesia dapat diperbaiki dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

PSSI berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan performa tim nasional di pentas internasional dengan mencari kandidat pelatih yang lebih sesuai untuk menciptakan tim yang kompetitif.

Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU