Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 17:48 WIB

Klarifikasi Terkait Kabar Penutupan Operasi Shell di Indonesia

Author

Klarifikasi Terkait Kabar Penutupan Operasi Shell di Indonesia

Sebuah unggahan viral di media sosial mengklaim bahwa perusahaan minyak Shell akan menghentikan operasinya di Indonesia pada tahun 2026. Klaim ini telah menarik perhatian lebih dari 33 ribu pengguna hingga akhir September 2025.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Namun, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Tim Periksa Fakta Mafindo mengonfirmasi bahwa Shell justru akan tetap beroperasi meskipun terjadi perubahan dalam pengelolaan SPBU.

Penyebaran Klaim yang Menyesatkan

Pada 27 September 2025, akun Facebook "Kabar Bumi" mengunggah informasi yang menyatakan bahwa Shell akan tutup di Indonesia. Informasi tersebut mendapatkan lebih dari 14 ribu komentar dan dibagikan lebih dari 3 ribu kali.

Tim Periksa Fakta Mafindo melakukan penelusuran untuk menyikapi viralnya informasi ini. Menggunakan kata kunci "pom bensin Shell resmi tutup dan hengkang dari Indonesia pada 2026" di mesin pencari, mereka tidak menemukan berita resmi yang mendukung klaim tersebut.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Konfirmasi dari Shell Indonesia

Sebaliknya, Mafindo menemukan artikel dari CNN Indonesia yang terbit pada hari yang sama, menjelaskan bahwa Shell tetap akan menjual BBM di Indonesia. Artikel tersebut menyebutkan bahwa meskipun Shell akan melepaskan pengelolaan SPBU, mereka tetap berkomitmen untuk menyediakan bahan bakar di pasar Indonesia.

Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, mengonfirmasi hal ini. Ia menjelaskan bahwa merek Shell akan tetap ada di Indonesia, meskipun pengelolaan SPBU akan dialihkan kepada Citadel Pacific Limited dan Sefas Group melalui perjanjian lisensi.

Penegasan dari Situs Resmi Shell

Di situs web resmi Shell Indonesia, perusahaan menegaskan bahwa meskipun kepemilikan SPBU berpindah tangan, merek Shell tidak akan hilang. Hal ini menegaskan bahwa klaim yang menyebutkan Shell akan tutup sepenuhnya dan hengkang dari Indonesia adalah tidak benar.

Sebagai tambahan, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya. Langkah ini penting dilakukan, terutama saat menyikapi klaim-klaim besar yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU