Makanan yang Perlu Dihindari untuk Mengurangi Serangan Migrain
Migrain merupakan gangguan kepala yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mengetahui makanan tertentu yang dapat memicu migrain sangat penting untuk pengelolaannya.
Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dengan menghindari makanan-makanan tersebut, frekuensi dan intensitas serangan migrain bisa dikurangi. Berikut adalah beberapa makanan yang perlu diwaspadai.
Makanan yang mengandung aditif seperti pengawet dan pewarna sering ditemukan dalam produk olahan. Aditif ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya migrain.
Monosodium glutamat (MSG) adalah salah satu aditif yang umum ditemukan dalam makanan Asia dan snack kemasan. Oleh karena itu, konsumsi MSG harus dibatasi untuk mencegah serangan migrain.
Selain MSG, nitrat yang terdapat pada daging olahan seperti sosis dan bacon juga dapat memicu migrain. Zat kimia ini berpotensi memperlebar pembuluh darah yang dapat menyebabkan nyeri kepala.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Kafein memiliki efek yang bervariasi terhadap migrain. Untuk sebagian orang, konsumsi kafein dalam jumlah moderat mungkin dapat meredakan nyeri, tetapi konsumsi berlebihan bisa justru memicu serangan.
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi perlu dikendalikan. Terlalu banyak kafein dalam waktu singkat memiliki risiko mengganggu pola tidur dan berujung pada sakit kepala.
Selain itu, penurunan konsumsi kafein secara mendadak dapat menyebabkan efek samping, termasuk migrain. Oleh karena itu, menjadwalkan pembatasan kafein secara bertahap adalah langkah yang tepat.
Makanan fermentasi, termasuk kimchi dan sauerkraut, serta produk susu yang telah berumur tua, diketahui dapat memicu migrain. Hal ini disebabkan oleh kandungan tiramina dalam makanan tersebut.
Tiramina terbentuk ketika protein terurai seiring waktu dan dapat memengaruhi kadar neurotransmitter di otak. Penderita migrain sebaiknya menghindari makanan ini untuk mencegah serangan.
Keju berumur, seperti cheddar dan bleu cheese, juga memiliki kandungan tiramina yang tinggi. Oleh karena itu, memilih keju yang lebih segar dapat membantu mengurangi risiko migrain.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: