Inspirasi Dekorasi Ruang Tamu untuk Suasana Hangat saat Bukber di Ramadan
Dengan datangnya bulan Ramadan, penting untuk mempersiapkan ruang tamu agar lebih menyambut tamu saat berbuka puasa.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Sentuhan kreatif dalam dekorasi dapat menjadikan suasana lebih hangat dan menarik untuk berbagi momen spesial.
Langkah awal dalam mendekorasi ruang tamu adalah dengan mengatur ulang furnitur. Menyusun kursi dan meja secara strategis dapat meningkatkan interaksi antartamu.
Menambahkan kursi tambahan seperti ottoman atau bean bags juga bisa menjadi alternatif yang baik. Selain meningkatkan kapasitas tempat duduk, hal ini membuat tamu merasa lebih nyaman.
Pastikan juga jalur akses di antara furnitur cukup lebar untuk mempermudah gerakan. Hal ini sangat penting saat kamu menyajikan makanan atau minuman.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut
Pencahayaan merupakan elemen yang tidak kalah penting dalam dekorasi ruang tamu. Menggunakan lampu dengan cahaya kuning hangat akan menciptakan suasana yang lebih nyaman.
Menambahkan lilin aromaterapi di sudut-sudut ruangan juga bisa memberi sentuhan lembut. Selain berfungsi sebagai penerangan, lilin juga menciptakan aroma yang menyenangkan.
Manfaatkan cahaya alami dengan membuka tirai selama siang. Kombinasi cahaya alami dan buatan dapat membuat ruangan terasa lebih hidup.
Tambahkan aksesoris dekoratif yang memiliki tema Ramadan. Lampion atau hiasan dinding bertema kaligrafi adalah pilihan yang tepat untuk menciptakan suasana yang relevan.
Tanaman hias juga berfungsi baik untuk menambah kesegaran. Pilih tanaman yang mudah dirawat seperti sansevieria atau monstera untuk menjaga elemen alami di dalam ruangan.
Sediakan nampan cantik untuk menampilkan makanan dan minuman. Ini tidak hanya praktis tetapi juga menambah daya tarik visual.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: