BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 11:38 WIB

Aksi Ugal-Ugalan Pengemudi di Jakarta: Penyelidikan Pelat Palsu Berlanjut

Aksi Ugal-Ugalan Pengemudi di Jakarta: Penyelidikan Pelat Palsu BerlanjutAksi Ugal-Ugalan Pengemudi di Jakarta: Penyelidikan Pelat Palsu Berlanjut

Polisi mengungkap hasil tes urine pengemudi mobil Toyota Calya bernama Hafiz Mahendra yang terlibat dalam aksi ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Di mobilnya ditemukan empat pasang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dengan angka berbeda, mendorong penyelidikan lanjutan terhadap penggunaan pelat palsu.

Viralnya Aksi Melawan Arus

Video aksi mengemudi ugal-ugalan Hafiz Mahendra menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat mobilnya melaju melawan arus di tengah lalu lintas yang padat, menciptakan situasi berbahaya.

Menurut saksi yang berada di lokasi, ketika seorang anggota polisi berusaha menghentikannya, pengemudi tersebut justru mempercepat lajunya dan menabrak kendaraan lain termasuk sepeda motor. Hal ini memicu kemarahan warga setempat yang melihat tindakan berbahaya itu.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @jakarta.terkini menunjukkan bagaimana warga berusaha mengejar mobil tersebut dengan memukulkan helm ke arah kendaraan, sebagai bentuk protes terhadap perilaku pengemudi yang dianggap mengancam keselamatan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Penyelidikan tentang Pelat Palsu

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, menegaskan bahwa tindakan ugal-ugalan terkait dengan penggunaan pelat palsu. Ia menyebutkan bahwa pelat kendaraan yang digunakan oleh Hafiz dinyatakan tidak sah dan menjadi alasan untuk menghentikan kendaraan.

Anggota Polantas yang terlibat, Aiptu Basri dan Aipda Jimber, berusaha menghentikan mobil tersebut ketika Hafiz malah melarikan diri dan melawan arus. Tindakan ini menimbulkan risiko bagi pengguna jalan lainnya, dan penyelidikan mendalam kini dilakukan.

Penggunaan pelat palsu semakin memicu perhatian pihak kepolisian untuk mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam jaringan ini dan bagaimana pelat tersebut bisa digunakan di jalan.

Hasil Tes Urine dan Imbauan Keamanan

Setelah insiden, jajaran kepolisian melakukan tes urine terhadap Hafiz untuk memastikan tidak ada pengaruh narkoba saat berkendara. Kombes Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa hasil tes menunjukkan tidak ada jejak narkotika.

Meski hasil tes negatif, kasus ini tidak akan ditutup. Penyelidikan terkait pelat palsu dan tindakan berbahaya di jalan terus dilakukan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.

Kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk lebih cermat dan melaporkan setiap tindakan berkendara yang berisiko. Keselamatan bersama di jalan menjadi tanggung jawab semua pihak.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Aksi Ugal-Ugalan Pengemudi di Jakarta: Penyelidikan Pelat Palsu Berlanjut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!