BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 11:47 WIB

Mengoptimalkan Energi Selama Ramadan: Panduan Penting untuk Puasa Sehat

Mengoptimalkan Energi Selama Ramadan: Panduan Penting untuk Puasa SehatMengoptimalkan Energi Selama Ramadan: Panduan Penting untuk Puasa Sehat

Mengelola energi selama bulan puasa sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas. Dengan strategi yang tepat, individu dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa lemas yang berlebihan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Bulan Ramadan sering menjadi tantangan bagi banyak orang dalam menjaga stamina jika asupan makanan dan waktu istirahat tidak diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu, memahami cara efektif dalam mengelola energi menjadi kunci kelancaran menjalani ibadah puasa.

Strategi Porsi Makanan Saat Sahur

Porsi makanan yang tepat saat sahur meliputi karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Karbohidrat kompleks seperti oatmeal dan nasi merah memberikan sumber energi yang stabil.

Sumber protein seperti telur atau daging tanpa lemak berfungsi untuk mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Asupan serat dari buah dan sayuran juga berperan dalam meningkatkan pencernaan serta penyerapan nutrisi secara efisien.

Dianjurkan untuk menghindari makanan manis berlebihan atau yang tinggi gula. Makanan seperti ini dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat yang diikuti dengan penurunan mendadak, berpotensi membuat tubuh merasa lemas.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Mengatur Waktu Minum Air

Penghidratan yang cukup saat berpuasa menjadi langkah penting untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi dapat menimbulkan rasa lelah yang berlebihan, sehingga mengonsumsi air secara bertahap baik saat sahur dan setelah berbuka adalah sangat disarankan.

Sebagai panduan, minimal delapan gelas air perlu dikonsumsi antara waktu berbuka dan sahur. Hal ini akan membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung fungsi organ secara optimal.

Alternatif minuman seperti teh herbal atau jus alami tanpa tambahan gula juga bermanfaat untuk memperoleh elektrolit yang diperlukan oleh tubuh.

Manajemen Aktivitas dan Istirahat

Mengatur aktivitas fisik selama puasa dapat membantu tubuh menghindari rasa lelah yang cepat. Disarankan untuk melaksanakan aktivitas berat setelah berbuka untuk memaksimalkan energi yang tersedia.

Selama waktu puasa, sebaiknya fokus pada kegiatan yang tidak terlalu melelahkan dan memungkinkan untuk memelihara stamina. Tidur yang cukup dan istirahat berkualitas juga menjadi faktor kunci dalam menjaga energi.

Penting untuk memberikan tubuh waktu untuk beradaptasi dengan pola makan yang berbeda selama bulan Ramadan dan tidak memaksakan diri dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengoptimalkan Energi Selama Ramadan: Panduan Penting untuk Puasa Sehat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!