BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 09:06 WIB

Erupsi Gunung Semeru: Awan Panas Meluncur Hingga 6 Kilometer

Erupsi Gunung Semeru: Awan Panas Meluncur Hingga 6 KilometerErupsi Gunung Semeru: Awan Panas Meluncur Hingga 6 Kilometer

Gunung Semeru, yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada hari Sabtu (14/2) pagi dengan luncuran awan panas yang mencapai enam kilometer. Pada pukul 05.54 WIB, kolom letusan teramati setinggi 2.000 meter di atas puncak gunung.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, letusan tersebut adalah awan panas guguran yang mengarah ke sektor tenggara, tepatnya ke daerah Besuk Kobokan. Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dan memiliki intensitas yang cukup tebal, menambah kompleksitas situasi yang dihadapi masyarakat sekitar.

Detail Erupsi dan Observasi

Pada pukul 05.54 WIB, erupsi pertama terjadi dan teramati menjulang setinggi 2.000 meter dari puncak gunung. Gelombang seismik dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 238 detik juga tercatat, menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.

Setelah erupsi pertama, Gunung Semeru kembali mengalami letusan pada pukul 07.25 WIB. Kolom letusan kali ini mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak, dengan abu yang kembali teramati berwarna kelabu mengarah ke utara dan timur laut.

Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak

Status Aktivitas dan Rekomendasi

Gunung Semeru saat ini berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan rekomendasi untuk masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara dengan radius 13 kilometer dari puncak erupsi.

Selain itu, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari sepanjang aliran Sungai Besuk Kobokan, guna menghindari potensi bahaya awan panas, guguran lava, dan lahar dari puncak semeru.

Potensi Bahaya Tambahan

Pihak berwenang memberikan peringatan bahwa masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah. Terdapat potensi bahaya lontaran batu pijar yang dapat membahayakan keselamatan, terutama di sepanjang sungai atau lembah dekat gunung.

Warga yang tinggal di sekitar Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat perlu selalu waspada terhadap situasi yang bisa berubah akibat aktivitas vulkanik. Potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan juga harus diantisipasi.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Erupsi Gunung Semeru: Awan Panas Meluncur Hingga 6 Kilometer

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!