BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 27 JANUARI 2026 • 15:16 WIB

Mengenal Gunung Api Aktif: Pentingnya Pemantauan dan Identifikasi

Mengenal Gunung Api Aktif: Pentingnya Pemantauan dan IdentifikasiMengenal Gunung Api Aktif: Pentingnya Pemantauan dan Identifikasi

Gunung api aktif menjadi fokus perhatian, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar daerah berisiko. Memahami karakteristik dan cara mengenali status gunung api sangat penting untuk menjaga keselamatan.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Di Indonesia, yang memiliki banyak gunung api, informasi mengenai aktivitas vulkanik harus menjadi pengetahuan bersama. Mari kita telusuri lebih dalam tentang definisi, ciri-ciri, dan metode pemantauan gunung api aktif.

Definisi Gunung Api Aktif

Gunung api aktif adalah jenis gunung yang telah meletus dalam waktu dekat dan masih memiliki potensi untuk meletus lagi. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), suatu gunung api dikategorikan sebagai aktif jika telah terjadi letusan dalam kurun waktu 10.000 tahun terakhir.

Meskipun tidak semua gunung yang tidak meletus dalam waktu lama dapat dianggap mati, beberapa gunung api memiliki interval letusan yang panjang. Interaksi geologis tertentu dapat menyebabkan aktivitas meski tidak ada letusan yang terlihat.

Ciri-Ciri Gunung Api Aktif

Salah satu tanda jelas gunung api aktif adalah aktivitas geotermal, termasuk sumber air panas dan fumarol, yang menunjukkan potensi magma di bawah permukaan. Aktivitas ini sering menjadi indikator untuk memprediksi kemungkinan letusan.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Perubahan pada permukaan tanah juga dapat menjadi pertanda adanya aktivitas vulkanik. Deformasi yang terukur dengan alat geodetik canggih membantu para ilmuwan memantau situasi gunung api dengan lebih tepat.

Cara Mengenali Status Gunung Api Aktif

Masyarakat bisa mendapatkan informasi terkini mengenai status gunung api melalui pusat vulkanologi atau aplikasi resmi yang menyajikan data vulkanik. Sementara itu, peneliti dan ilmuwan melakukan pemantauan dengan pengukuran seismik dan pengamatan visual.

Perubahan pola aliran sungai dan perilaku hewan sekitar juga dapat memberikan indikasi awal tentang potensi letusan.

Perubahan dalam perilaku hewan sering kali menjadi indikator yang tidak bisa diabaikan untuk mendeteksi potensi bahaya

kata seorang ahli vulcanology.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Gunung Api Aktif: Pentingnya Pemantauan dan Identifikasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!