Kunjungan Prabowo ke Aceh Tamiang: Memastikan Pembangunan Hunian Pasca-Bencana
Di awal tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto mengadakan kunjungan ke Aceh Tamiang untuk meninjau pembangunan hunian yang dilaksanakan oleh Danantara.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Kunjungan ini bertujuan memastikan kemajuan hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.
content
Dalam perjalanan kunjungannya di Aceh Tamiang, Prabowo berangkat dari PTPN IV Batang Toru, Tapanuli Selatan, lalu menuju Lanud Soewondo.
Dari Lanud Soewondo, ia melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang menggunakan helikopter dan dijadwalkan mendarat di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata.
Setelah mendarat, Prabowo langsung menuju lokasi pembangunan hunian Danantara, sebagai upaya menyediakan rumah bagi masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Danantara menargetkan pembangunan sebanyak 15.000 hunian di berbagai lokasi terdampak bencana, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam kunjungan ini, Prabowo memantau secara langsung progres pembangunan 500 hunian yang saat ini sedang berlangsung.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebelum menuju Aceh Tamiang, Prabowo telah melakukan kunjungan ke Tapanuli Selatan pada Rabu, 31 Desember 2025.
Di sana, ia memeriksa jembatan bailey di Sungai Garoga, yang kini telah selesai dibangun dan menjadi akses vital bagi masyarakat terdampak bencana.
Selama malam pergantian tahun, Prabowo mengajak warga untuk berdoa bersama serta berinteraksi langsung dengan mereka, dan menegaskan, 'Kita tentunya berdoa terus bahwa yang Maha Kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita.'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: