Dampak Kafein Terhadap Kualitas Tidur: Apa yang Perlu Diketahui?
Banyak orang di Indonesia mengandalkan minuman berkafein untuk meningkatkan produktivitas sehari-hari, tetapi hal ini dapat berisiko bagi kualitas tidur. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein, terutama di siang hari, dapat mengganggu ritme tidur alami kita.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Mengurangi durasi tidur yang berkualitas bisa menjadi masalah serius bagi kesehatan. Tidur yang nyenyak sangat penting, dan banyak dari kita belum sepenuhnya menyadari dampak negatif dari kafein.
Kafein merupakan zat stimulan yang umum ditemukan dalam berbagai minuman seperti kopi, teh, dan minuman energi. Zat ini bekerja dengan cara memblokir adenosin, senyawa kimia dalam tubuh yang menyebabkan rasa kantuk.
Tidak hanya kopi, kakao dan teh hijau juga mengandung kafein meskipun dalam mikt yang berbeda. Meskipun dapat meningkatkan kewaspadaan, konsumsi terlalu dekat dengan tidur dapat menimbulkan masalah serius.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi kafein enam jam sebelum tidur berpotensi mengganggu kualitas tidur. Dalam beberapa kasus, kafein dapat mengurangi durasi tidur hingga 90 menit atau lebih.
Lebih jauh, konsumsi kafein dapat mengurangi fase tidur REM, yang merupakan fase penting untuk pemulihan mental. Kualitas tidur yang buruk akibat kafein ini sering membuat kita merasa kantuk di siang hari.
Para ahli merekomendasikan untuk membatasi konsumsi kafein tidak lebih dari 400 mg per hari, setara dengan kira-kira empat cangkir kopi. Disarankan pula untuk menghindari konsumsi kafein setelah pukul 2 siang.
Bagi individu yang sensitif terhadap kafein, disarankan untuk beralih ke alternatif yang rendah atau tanpa kafein, seperti teh herbal. Kesadaran tentang pengaturan konsumsi kafein sangat penting untuk menjaga kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: