BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 15:40 WIB

Membedah Karakteristik dan Pengolahan Biji Kopi Arabica dan Robusta

Author

Membedah Karakteristik dan Pengolahan Biji Kopi Arabica dan RobustaMembedah Karakteristik dan Pengolahan Biji Kopi Arabica dan Robusta

Ketika berbicara tentang kopi, dua jenis biji kopi yang paling umum adalah Arabica dan Robusta. Masing-masing memiliki karakteristik unik yang telah membagi selera penikmat kopi di seluruh dunia.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Arabica dikenal dengan rasa yang lebih halus dan kompleks, sedangkan Robusta memiliki kepahitan yang lebih kuat dan kandungan kafein yang lebih tinggi.

Karakteristik Biji Kopi Arabica

Biji kopi Arabica tumbuh di ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut, umumnya di daerah dengan suhu sejuk. Rasa yang dihasilkan cenderung lebih manis dengan keasaman yang seimbang, menjadikannya pilihan utama bagi banyak penggemar kopi.

Arabica memiliki aroma yang lebih harum dibandingkan Robusta, serta beragam nuansa rasa seperti buah-buahan, bunga, dan coklat. Oleh karena itu, biji kopi ini sering dipilih untuk pembuatan kopi specialty yang mendukung kualitas rasa dan aroma.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Karakteristik Biji Kopi Robusta

Biji kopi Robusta tumbuh di daerah dengan ketinggian lebih rendah dan lebih toleran terhadap suhu ekstrem. Rasa kopi Robusta dikenal lebih pahit dan menyengat, dengan kandungan kafein yang lebih tinggi, sehingga memberikan dorongan energi yang lebih besar.

Robusta juga lebih tahan terhadap penyakit dan hama, menjadikannya lebih mudah dibudidayakan di banyak wilayah. Sebagai hasilnya, kopi Robusta sering digunakan dalam campuran espresso untuk menambah crema dan memberi tubuh pada kopi.

Perbedaan Pengolahan dan Penyajian

Proses pengolahan biji kopi Arabica sering kali lebih rumit dan memerlukan teknik khusus untuk menjaga kualitas rasa. Metode seperti washed dan natural sering digunakan untuk memperkuat aroma dan rasa yang diinginkan.

Sementara itu, biji Robusta biasanya diolah dengan metode yang lebih sederhana. Delapan puluh persen dari total produksi kopi dunia adalah Robusta, yang sebagian besar digunakan dalam kopi instan dan campuran kopi komersial.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Membedah Karakteristik dan Pengolahan Biji Kopi Arabica dan Robusta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!