Seorang karyawan PT Freeport Indonesia, Simson Mulia, berusia 48 tahun, tewas akibat tembakan orang tak dikenal di area tambang Grasberg, Papua Tengah, pada 11 Maret 2026.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Insiden tragis ini menambah catatan panjang masalah keamanan di kawasan operasi perusahaan yang terkenal di Indonesia tersebut.
Rincian Penembakan
Peristiwa terjadi sekitar pukul 8.30 WIT dan telah dikonfirmasi oleh VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, bahwa aksi penembakan ini dilakukan oleh pelaku yang identitasnya masih belum diketahui.
Keluarga besar PT Freeport menunjukkan rasa duka yang mendalam, berjanji untuk memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan oleh Simson.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Respons Perusahaan dan Keamanan
Katri Krisnati menyatakan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk mengatasi insiden ini, menekankan bahwa keselamatan karyawan adalah prioritas perusahaan.
Respons yang diberikan oleh manajemen menunjukkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman meski di tengah tantangan yang terus menghantui.
Dampak Insiden terhadap Komunitas dan Aktivitas Pertambangan
Insiden penembakan ini bukan hanya menimbulkan duka, tetapi juga mengganggu komunitas yang bergantung pada aktivitas pertambangan, menimbulkan kekhawatiran yang lebih besar di kalangan anggota komunitas dan karyawan.
Dukungan dari pihak perusahaan serta aparat berwenang diharapkan dapat memulihkan rasa aman di area operasional serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan perusahaan tersebut.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: