Makan terlalu cepat saat berbuka puasa dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Kebiasaan ini sebaiknya dihindari demi menjaga kesejahteraan tubuh.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Studi menunjukkan bahwa perilaku ini meningkatkan risiko masalah pencernaan serta gangguan metabolisme yang lebih serius seperti diabetes.
Dampak Kesehatan Makan Terlalu Cepat
Kebiasaan makan terburu-buru saat berbuka dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung dan mual. Makanan yang tidak dicerna dengan baik dapat mengganggu proses pencernaan.
Selain itu, mengkonsumsi makanan dalam waktu singkat berpotensi meningkatkan risiko refluks asam, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan. "Refluks asam adalah kondisi di mana asam lambung naik ke esofagus dan menyebabkan ketidaknyamanan," ujar seorang ahli gizi.
Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa makan dengan cepat lebih berisiko menderita obesitas. Mekanisme rasa kenyang tubuh terganggu ketika hadirnya makanan yang berlebihan dalam waktu singkat.
Ketidakseimbangan dalam kadar gula darah juga menjadi ancaman. Dalam jangka panjang, ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Cara Berbuka yang Sehat
Untuk mencegah kebiasaan makan dengan cepat, dianjurkan untuk memulai berbuka puasa dengan segelas air atau kurma. Dengan pilihan ini, lambung akan lebih siap menerima makanan selanjutnya.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Hendaknya makan dalam porsi kecil terlebih dahulu, kemudian tunggu beberapa menit sebelum melanjutkan ke makanan berat. Ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk mencerna makanan yang telah diterima.
Memilih makanan yang tinggi serat dan protein juga sangat bermanfaat. Jenis makanan ini bisa memberikan rasa kenyang lebih lama dan memperlambat proses pencernaan.
Sebaliknya, hindari makanan berlemak tinggi dan olahan saat berbuka, karena dapat menambah beban pada sistem pencernaan.
Mengubah Kebiasaan di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk refleksi dan perbaikan kebiasaan. Pola makan yang lebih teratur saat berbuka akan memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.
Melakukan aktivitas fisik ringan seperti peregangan atau berjalan kaki setelah berbuka dapat membantu proses pencernaan. Aktivitas ini merangsang sistem pencernaan yang lebih baik.
Prinsip mindful eating sangat dianjurkan selama berbuka. Dengan menyadari setiap gigitan, kita dapat meningkatkan pengalaman makan dan mencegah makan berlebihan.
Komitmen untuk tidak terburu-buru saat berbuka dapat memberikan efek positif bagi kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: