Selasa malam, 24 Februari 2026, menandai sebuah momen bersejarah saat Presiden Prabowo Subianto diterima dengan pengawalan pesawat tempur F16 saat memasuki wilayah udara Kerajaan Yordania.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Pengawalan ini menjadi simbol penghormatan dari Kerajaan Yordania kepada kepala negara Indonesia, menggambarkan hubungan diplomatik yang erat antara kedua negara.
Pengawalan yang Menghormati
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo diterima dengan pengawalan dua pesawat F16 dari sisi kanan dan kiri, menunjukkan formasi presisi selama penerbangan menjelang pendaratan di Bandar Udara Militer Marka, Amman.
Momen penghormatan ini semakin terasa ketika salah satu pilot F16 menghubungi Presiden Prabowo melalui komunikasi radio, memperkenalkan diri sebagai 'Lion One'.
Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Sapaan dari Pilot F16
Dalam penyapaannya, sang pilot menyatakan, 'Yang Mulia Bapak Presiden, assalamualaikum warahmatullah. Ini dengan Lion One berbicara.'
Pilot tersebut melanjutkan, menyampaikan kehormatan menyambut Presiden Prabowo, 'Atas nama Yang Mulia Raja Abdullah II dan rakyat Yordania, kami merasa terhormat menyambut Anda di wilayah udara Yordania.'
Balasan Hangat dari Presiden Prabowo
Sebagai balasan, Presiden Prabowo memanfaatkan kesempatan itu untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya, dengan memperkenalkan diri, 'Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Lion Flight, Indonesia One. Ini Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia.'
Ia menegaskan pentingnya kunjungan ini dan mengharapkan agar pertemuan dapat memperkuat kemitraan kedua negara di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan isu-isu yang berkaitan dengan Timur Tengah.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: