Sebuah kecelakaan tragis terjadi antara truk trailer dan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan sebidang Kota Tangerang, menimbulkan dampak signifikan terhadap perjalanan kereta api.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa meski sirene telah berbunyi, palang lintasan tidak berfungsi dengan baik hingga tabrakan terjadi.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Kronologi Kecelakaan
Kejadian ini berlangsung di perlintasan kereta di Stasiun Poris, Batuceper, Tangerang. Kombes Jauhari menjelaskan bahwa saat sirene kereta dinyalakan, bagian dari truk sudah berada di lintasan.
Dampak Terhadap Per perjalanan Kereta
Kecelakaan ini mengakibatkan banyak jadwal keberangkatan kereta dibatalkan hingga situasi kembali aman. KAI Commuter menyatakan, "Untuk sementara, perjalanan KA masih menunggu kondisi aman sebelum diberangkatkan kembali."
Rekayasa Perjalanan Kereta
KAI mengumumkan langkah-langkah rekayasa perjalanan untuk mengancam keselamatan penumpang dan kelancaran operasional. Beberapa kereta diarahkan untuk kembali ke Stasiun Rawa Buaya dan pembatalan juga terjadi di berbagai rute.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: