Sebuah pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) mengalami kecelakaan di Kecamatan Krayan Timur, Nunukan, pada Kamis siang, 19 Februari 2026.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WITA, saat pesawat itu berangkat dari Tarakan menuju Krayan.
Konfirmasi dari Pihak Berwenang
Lianthoni, Camat Krayan Timur, mengonfirmasi insiden jatuhnya pesawat tersebut.
Ia menjelaskan, "Iya betul (pesawat jatuh) yang angkut BBM. Jatuh sekitar jam 1-2an."
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Pencarian Lokasi Jatuh
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pesawat diperkirakan jatuh di antara Gunung Pa' Betung dan Pa' Remayo.
Lianthoni juga menyatakan bahwa saat ini ia bersama masyarakat setempat sedang mencari lokasi jatuh di hutan, "Kami masih mencari tempat jatuhnya. Kami masih di hutan."
Dampak dan Tindakan Lanjutan
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai jumlah korban jiwa atau kerugian yang diakibatkan oleh insiden ini.
Kecelakaan pesawat ini mengangkat kembali isu keselamatan transportasi udara, terutama di daerah dengan akses terbatas dan medan yang sulit.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: