Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 17:09 WIB

Kekalahan Menyakitkan Bali United di Kandang Sendiri Melawan Persija Jakarta

Author

Kekalahan Menyakitkan Bali United di Kandang Sendiri Melawan Persija Jakarta

Bali United mengalami kekalahan kembali di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, setelah dikalahkan Persija Jakarta dengan skor 0-1. Kekalahan ini menambah catatan buruk tim yang juga dikenal dengan sebutan Serdadu Tridatu di hadapan pendukung setia mereka.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pelatih tim, Johnny Jansen, mengakui bahwa timnya terlambat dalam memanfaatkan peluang meski berupaya keras mengejar ketertinggalan. Ia menegaskan bahwa nasib belum berpihak kepada Bali United di laga ini.

Kekalahan yang Menyakitkan

Kekalahan ini semakin menyakitkan karena terjadi di hadapan suporter setia, yang selama ini selalu mendukung tim. Sebelumnya, mereka juga terpaksa menerima hasil buruk saat menghadapi Persebaya Surabaya, dengan skor 1-3 di awal bulan ini.

Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang dikenal dengan atmosfernya yang magis, kini mencerminkan hasil negatif dan membuat Bali United melorot ke posisi 10 klasemen sementara Super League 2025/2026. Skuad asuhan Jansen gagal memanfaatkan peluang yang ada untuk menyamakan kedudukan selama pertandingan berlangsung.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Analisis Pertandingan dan Reaksi Pelatih

Johnny Jansen mengungkapkan kekecewaannya sehabis pertandingan, menegaskan, "Kami lengah di menit-menit awal. Kami mencoba untuk menyamakan kedudukan namun gagal memaksimalkan peluang,". Ia mengharapkan evaluasi performa tim untuk pertandingan mendatang.

Walau kekalahan menyakitkan, Jansen tetap menghargai usaha pemainnya yang tidak kenal lelah hingga menit akhir. Ia menambahkan, "Kami apresiasi perjuangan pemain sampai menit akhir. Meskipun hasil ini tidak sesuai dengan misi.".

Kericuhan dan Dampaknya Terhadap Pertandingan

Pertandingan antara Bali United dan Persija Jakarta tidak hanya diwarnai aksi di lapangan, tetapi juga kericuhan di tribun penonton. Pertandingan sempat terhenti ketika suporter Bali United menyalakan flare dan kembang api, menambah ketegangan di stadion.

Situasi ini menunjukkan besarnya ekspektasi yang dialamatkan para suporter terhadap timnya. Kekalahan ini menjadi kado pahit bagi Bali United yang baru saja merayakan ulang tahun ke-11, sementara Persija semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen dengan 44 poin.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU