Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi mengonfirmasi penemuan cacahan kertas yang merupakan uang asli, terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Penemuan ini terungkap saat pemeriksaan terhadap tempat pembuangan sampah liar di Kecamatan Setu, yang sebelumnya dilaporkan sebagai lokasi pembuangan limbah medis.
Awal Penemuan Cacahan Uang
Cacahan uang ditemukan di lokasi pembuangan sampah liar saat DLH melakukan inspeksi menyusul laporan mengenai limbah medis. Kepala DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menjelaskan, "Yang ditemukan malah cacahan uang Rp 100 ribu, memang itu riil uang kertas, dan itu uang asli."
DLH mendampingi Kementerian Lingkungan Hidup dalam pengawasan terhadap lokasi tersebut saat penemuan terjadi. Awalnya, petugas menemukan bungkusan plastik berwarna kuning yang diduga berisi limbah medis, namun yang ditemukan justru sampah organik.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Investigasi Lebih Lanjut di TPS Liar
Selama pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan berbagai jenis sampah organik, termasuk sayuran seperti wortel dan kangkung. Dedi menerangkan, "Waktu kita cross-check ke lapangan, sewaktu sidak itu isinya sampah organik, seperti wortel, kangkung, dan sebagainya yang dijadikan untuk bahan pakan magot."
Di dalam tempat pembuangan sampah liar, petugas juga menemukan potongan kertas uang yang terletak di beberapa titik. Semua potongan tersebut dilaporkan memiliki warna merah dan biru, yang semakin menambah ketertarikan publik.
Tindak Lanjut dan Keberlanjutan Pengawasan
DLH Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa lokasi pembuangan ini bukanlah kasus baru. Dedi menambahkan bahwa sebelumnya, "Jadi jauh hari sebelum sampah lokasi TPS liar di Desa Taman Rahayu itu pernah kami sikapi berupa penutupan, pemasangan banner, kirim surat, dan lain-lain."
Meski telah ada tindakan sebelumnya, munculnya cacahan uang di lokasi ini menimbulkan kekhawatiran baru. DLH diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: