Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 12:02 WIB

Puncak Aksi Film 'Extraction: Tygo' Menghadirkan Adegan Berbahaya di Jakarta

Author

Puncak Aksi Film 'Extraction: Tygo' Menghadirkan Adegan Berbahaya di Jakarta

Film 'Extraction: Tygo', yang dibintangi oleh Lisa 'BLACKPINK', tengah melangsungkan syuting di beberapa lokasi ikonik di Indonesia, termasuk di kawasan Kota Tua Jakarta.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi

Demi keselamatan dan kelancaran produksi, penutupan kawasan sementara diterapkan pada sejumlah area untuk mengakomodasi adegan berbahaya yang akan dilakukan.

Penutupan Kawasan Kota Tua

Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, menjelaskan bahwa penutupan kawasan bertujuan untuk memastikan kemudahan proses syuting dan meningkatkan keamanan publik.

Menurut Denny, "Jadi, akan ditutup karena memang ada beberapa adegan berbahaya yang akan menjadi risiko buat yang melihat atau menonton, dan izinnya memang sudah sampai Polda juga karena adegan ledakan."

Meskipun demikian, penutupan tersebut tidak menyeluruh, dengan kawasan inti Kota Tua tetap dibuka untuk umum.

"Kawasan inti tidak ditutup. Kan kawasan Kota Tua ada dua, inti dan penunjang," jelasnya.

Rekayasa Lalu Lintas

Syuting yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 Februari 2026 akan berpengaruh terhadap arus lalu lintas di sekitarnya.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Kanit Lantas Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, AKP Teguh A, memastikan adanya "pengalihan arus di Jalan Cengkeh wilayah Jakbar" sebagai dampak dari syuting ini.

Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat yang berkegiatan di daerah itu.

Selama jeda syuting, pengendara akan diarahkan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari area yang terdampak penutupan.

Lokasi dan Izin Syuting

Film 'Extraction: Tygo' telah mendapatkan izin resmi dari Mabes Polri untuk melaksanakan syuting di berbagai lokasi di Indonesia, termasuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyampaikan bahwa syuting akan berlangsung dari 8 Desember 2025 hingga 30 Maret 2026.

Lokasi-lokasi yang dijadwalkan untuk syuting antara lain adalah Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC (Central Trading Company), Jembatan Baru, Muara Baru, serta Cikini Hospital.

Proses produksi film ini melibatkan partisipasi warga negara asing, sehingga perizinan dilakukan secara menyeluruh oleh Mabes Polri.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU