Bandara Internasional Juanda mengalami penutupan runway selama satu jam akibat insiden pesawat latih milik TNI Angkatan Laut yang tergelincir pada Jumat, 30 Januari 2026.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Penutupan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan dan memungkinkan proses evakuasi pesawat terjadi dengan lancar.
Detail Insiden di Bandara Juanda
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa keputusan untuk menutup runway diambil demi melakukan proses evakuasi pesawat yang mengalami insiden.
Tohir menyatakan, "Sebagai langkah keselamatan dan keamanan penerbangan, runway kami tutup sementara untuk proses evakuasi pesawat serta inspeksi menyeluruh guna memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris maupun potensi risiko lain yang dapat mengganggu operasional penerbangan."
Penutupan runway ini mempengaruhi operasional penerbangan, dengan sembilan penerbangan yang terpaksa dialihkan ke bandara lain.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Koordinasi dengan Maskapai
Pihak Bandara Juanda terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh maskapai yang terlibat dalam menyikapi situasi insiden ini.
Tohir menambahkan, "Kami terus berkoordinasi dengan seluruh maskapai agar penanganan penumpang dan operasional penerbangan tetap berjalan dengan baik."
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang meskipun terjadi insiden.
Pembukaan Kembali Runway
Setelah proses evakuasi dan inspeksi dilakukan, runway Bandara Juanda dinyatakan aman dan sudah dibuka kembali untuk operasional penerbangan.
Tohir memastikan, "Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku."
Saat ini, seluruh operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda telah kembali ke kondisi normal.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: