Ibu Ratih, tante dari penyanyi Denada, berbagi kisah mendalam tentang pengasuhan Ressa yang baru berusia 10 hari.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Melalui wawancara, ia menjelaskan bagaimana tanggung jawab tersebut mulai diembannya setelah kelahiran Ressa.
Awal Pertemuan dan Proses Pengasuhan Ressa
Ratih awalnya merasa tidak percaya ketika mendengar berita kelahiran Ressa. 'Ma, 'Mbak ngelahirin loh.' Lahirin gimana? Mati? Saya pikir keguguran tuh,' ujarnya mengungkapkan keraguannya.
Ia kemudian mengetahui bahwa mendiang Emilia Contessa sedang mencari orang untuk merawat bayi tersebut. 'Sudah ditawarkan ke beberapa orang, satu katanya 'enggak, aku udah punya anak laki.' Yang satu bilang 'enggak, aku nanti bukan anak tunggal kalau ngambil lagi,' jelas Ratih.
Akhirnya, ia memutuskan untuk mengambil tanggung jawab tersebut, 'Terus saya 'udah biar saya',' tuturnya. Bersama nenek buyut Ressa, mereka membawa bayi tersebut dari Jakarta menuju Surabaya dan Banyuwangi.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Keterikatan Emosional dan Kesedihan
Meskipun awalnya berjanji untuk menerima susu dari Denada, Ratih telah menganggap Ressa sebagai anaknya sendiri. 'Saya memang sudah menyayangi Ressa seperti anak sendiri,' ungkapnya dengan tegas.
Saat Ressa mengetahui bahwa ia bukan anak kandung Ratih, perasaannya menjadi kompleks. 'Kamu nanya (soal ibu Denada), mama (jawab) 'siapa bilang? Kamu lahir dari perut mama,'' jelas Ratih.
Ressa kemudian berusaha mencari klarifikasi dari kakaknya. Dalam momen emosional, Ressa menegaskan, 'Aku udah besar, ayo jujur sama saya,' mengisyaratkan keinginannya untuk mendapatkan penjelasan.
Ketegangan dan Hubungan dengan Denada
Setelah berbagai kejadian tersebut, Ratih merasa sedih melihat perlakuan Denada terhadap Ressa. Ia menilai bahwa hubungan mereka semakin sulit.
Denada telah memblokir nomor Ratih, menjadikannya sulit untuk berkomunikasi. 'Kemarin saya cuma ngomong 'Mbak, kan karena saya sudah tua, titip Ressa ya.' Baru ketahuan kalau keblokir,' ungkap Ratih dengan nada penuh kekecewaan.
Meskipun ada ketegangan, Ratih menekankan bahwa ia tidak meminta apapun dari Denada. 'Saya enggak minta apa-apa. Jadi sampai sekarang dia belum baca WA saya itu,' ujarnya.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: