Minggu, 25 JANUARI 2026 • 19:54 WIB

Risiko Penyakit Jantung Meningkat Akibat Paparan Cahaya Saat Tidur

Author

Risiko Penyakit Jantung Meningkat Akibat Paparan Cahaya Saat Tidur

Sebuah penelitian terkini mengungkapkan bahwa kebiasaan tidur dengan gangguan cahaya, seperti televisi menyala atau lampu tidur, berhubungan langsung dengan meningkatnya risiko penyakit jantung.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Studi yang dilakukan oleh ilmuwan dari Australia dan Amerika Serikat ini melibatkan 90.000 partisipan di Inggris, menunjukkan dampak signifikan dari cahaya terhadap kesehatan kardiovaskular.

Metodologi Penelitian dan Temuan Awal

Dalam studi yang diterbitkan dalam JAMA Network Open, para peneliti mengelompokkan peserta untuk mengenakan sensor cahaya di pergelangan tangan saat tidur.

Selama kurang lebih satu dekade, penelitian ini memantau paparan cahaya malam hari dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kesehatan jantung.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang terpapar cahaya lebih intens saat tidur memiliki kemungkinan lebih besar terkena penyakit jantung, mulai dari penyakit arteri koroner hingga stroke.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Dampak Paparan Cahaya Terhadap Kesehatan Jantung

Temuan menunjukkan bahwa individu yang terpapar cahaya terang saat tidur memiliki risiko 56 persen lebih tinggi mengalami gagal jantung, dan 47 persen untuk serangan jantung.

Selain itu, mereka juga 32 persen lebih berisiko terkena penyakit arteri koroner.

Menariknya, risiko ini tidak terpengaruh oleh kualitas atau durasi tidur, yang menegaskan perlunya perhatian pada faktor pencahayaan di malam hari.

Rekomendasi untuk Praktik Tidur Sehat

Para ilmuwan merekomendasikan agar individu, terutama yang berusia di atas 40 tahun, menghindari paparan cahaya di malam hari guna mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Frank Scheer, ahli saraf di Brigham and Women's Hospital menyatakan, 'Menghindari cahaya di malam hari mungkin merupakan strategi yang bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.'

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ruangan agar tetap gelap saat tidur, meskipun cahaya redup diperbolehkan untuk keamanan saat bangun di malam hari.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU