Minggu, 25 JANUARI 2026 • 12:21 WIB

Jakarta Hadapi Musim Hujan: 19 RT Terendam dan Pengungsi Masih Bertambah

Author

Jakarta Hadapi Musim Hujan: 19 RT Terendam dan Pengungsi Masih Bertambah

Sebanyak 19 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir pada Minggu (25/1/2026) akibat hujan deras yang melanda sejak Kamis (22/1). Peristiwa ini berdampak signifikan bagi ratusan warga yang terpaksa mengungsi.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah melaporkan situasi tersebut dan mengerahkan berbagai upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Genangan Air di Berbagai Wilayah Jakarta

Di Jakarta Barat, tiga RT terendam air dengan ketinggian mencapai 35 sentimeter di Kelurahan Kembangan Selatan. Sementara itu, dua RT di Kembangan Utara mencatat ketinggian air antara 30 hingga 40 sentimeter.

Di sisi lain, Jakarta Timur mengalami dampak yang lebih parah, dengan 15 RT terendam, khususnya di Kelurahan Bidara Cina, di mana ketinggian air mencapai antara 85 hingga 140 sentimeter. Kejadian ini menambah daftar daerah yang belum sepenuhnya pulih dari banjir dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Kondisi Pengungsi dan Penanganan Banjir

Saat ini, ratusan warga masih mengungsi di berbagai lokasi seperti masjid, sekolah, dan balai warga. Di Kelurahan Rawa Buaya, Masjid Baitul Rahman menjadi tempat penampungan bagi 20 kepala keluarga yang terdiri dari total 97 jiwa.

BPBD DKI Jakarta menjelaskan bahwa mereka telah menerjunkan personel untuk memantau situasi genangan serta melakukan koordinasi dengan Dinas SDA dan Dinas Bina Marga. Hal ini ditujukan agar proses penyedotan air bisa dilakukan secara optimal.

Kerja Sama Masyarakat dan Pemerintah

Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi situasi ini. Ia menyatakan, "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," menunjukkan harapan akan penanganan yang efektif.

BPBD juga bekerja sama dengan lurah dan camat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi banjir yang bisa terjadi.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU