Pluto, yang dulunya diakui sebagai planet kesembilan di tata surya, kini harus merelakan status tersebut. Keputusan ini diambil oleh International Astronomical Union (IAU) pada tahun 2006 setelah perdebatan panjang mengenai definisi planet.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Setelah diturunkan menjadi 'planet kerdil', Pluto tidak lagi memenuhi kriteria yang ditetapkan meskipun banyak orang masih memiliki rasa sentimental terhadap keberadaannya sebagai planet.
Sejarah Penemuan dan Status Sebagai Planet
Pluto ditemukan pada tahun 1930 oleh Clyde Tombaugh dan langsung mendapat pengakuan sebagai planet kesembilan. Selama lebih dari tujuh dekade, Pluto berada di posisi terhormat dalam tata surya hingga munculnya penemuan objek lain yang mirip.
Sejumlah objek di sabuk Kuiper, kawasan di luar orbit Neptunus, menunjukkan bahwa Pluto bukanlah satu-satunya benda semacam itu. Penemuan ini memunculkan ketidakpastian dalam klasifikasi Pluto dan menuntut evaluasi ulang terhadap definisi planet.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Definisi Planet Menurut IAU
Pada tahun 2006, IAU merumuskan definisi baru mengenai planet. Agar sebuah benda langit dikategorikan sebagai planet, harus memenuhi tiga kriteria utama.
Kriteria pertama, benda harus mengorbit matahari; kedua, cukup besar untuk membentuk diri menjadi bulat; dan ketiga, harus membersihkan area di sekeliling orbitnya dari benda-benda lainnya. Karena tidak memenuhi kriteria ketiga, Pluto dinyatakan tidak dapat lagi dianggap sebagai planet.
Reaksi dan Pengaruh Pengubahan Status
Keputusan untuk menghapus status planet Pluto memicu berbagai reaksi dari kalangan ilmuwan dan masyarakat. Banyak yang terkejut dan kecewa, dengan sejumlah peneliti berargumen bahwa Pluto masih layak dianggap planet meski kini dalam kategori baru.
Perubahan status ini berdampak pada pendidikan, memaksa banyak kurikulum untuk memperbarui pengajaran tentang tata surya. Banyak buku teks harus disunting untuk mencerminkan status baru Pluto sebagai 'planet kerdil', menggantikan pemahaman sebelumnya.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: