Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 11:18 WIB

Operasi Penyelamatan Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Digerakkan TNI AL

Author

Operasi Penyelamatan Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Digerakkan TNI AL

TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan berbagai alat utama sistem pertahanan dalam pencarian korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Kapal yang membawa 11 penumpang ini tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi saat berlayar menuju Pulau Padar.

Penggunaan Alutsista dalam Upaya Pencarian

Panglima Komando Armada RI, Laksdya TNI Denih Hendrata, mengatakan bahwa alutsista yang digunakan dalam operasi pencarian mencakup kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB), Rigid Inflatable Boat (RIB), dan kapal patroli cepat.

Penggunaan alat tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas pencarian di kawasan perairan yang terkena dampak.

Denih juga menambahkan, "Koarmada RI terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya kemanusiaan ini," untuk memastikan bahwa pencarian korban berjalan dengan optimal.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Tim Gabungan dalam Pencarian Korban

Tim pencarian korban terdiri dari personel TNI AL, Basarnas, Polair, Polda NTT, KSOP Labuan Bajo, dan penyelam profesional yang memiliki pengalaman memadai.

Mereka berangkat dari Dermaga Marina Labuan Bajo untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian, baik di permukaan maupun dengan metode penyelaman.

Denih menegaskan bahwa seluruh tindakan pencarian dijalankan dengan profesional dan keselamatan personel selalu menjadi prioritas utama.

Latar Belakang Kapal Tenggelam

Kapolres Manggarai Barat menjelaskan penyebab tenggelamnya kapal wisata ini akibat hantaman gelombang tinggi saat kapal melanjutkan perjalanan dari Pulau Kalong.

Kapal tersebut membawa tujuh wisatawan asing berkewarganegaraan Spanyol, empat anak buah kapal, dan seorang pemandu wisata.

Setelah menikmati aktivitas di Taman Nasional Komodo, mereka mengalami kecelakaan ketika berlayar menuju Pulau Padar untuk trekking.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU