Sebuah speedboat yang membawa 21 penumpang terbalik di perairan Tanjung Andei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.
Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan
Kejadian yang terjadi pada Rabu malam ini mengakibatkan 18 orang dinyatakan hilang, sementara tiga penumpang lainnya berhasil diselamatkan.
Rincian Kejadian
Menurut Kepala Kantor SAR Biak, Kundori, speedboat yang bermesin 40 PK tersebut berangkat dari Kota Serui menuju Kampung Waindu sekitar pukul 16.30 WIT.
Dalam perjalanan, speedboat tersebut diterjang oleh angin kencang dan gelombang tinggi, yang menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam di perairan Waindu sekitar pukul 20.00 WIT.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Proses Pencarian
Tim SAR menerima laporan resmi pada Kamis sore, setelah mendapat informasi dari masyarakat sekitar tentang insiden tersebut.
Dari tiga penumpang yang berhasil ditemukan selamat, pihak pencari berkomitmen untuk melanjutkan pencarian terhadap 18 penumpang lainnya yang masih hilang.
Keterlibatan Tim SAR Gabungan
Kundori menambahkan bahwa operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk tim SAR gabungan dari TNI AU, TNI AL, aparat kepolisian, dan masyarakat setempat.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan telah menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR Wibisana 243 dan melakukan penyisiran dengan kapal, serta pencarian udara menggunakan pesawat.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: