Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 20:27 WIB

Krisis Kesehatan Pernapasan di New York: Influenza, RSV, dan COVID-19 Meningkat Tajam

Author

Krisis Kesehatan Pernapasan di New York: Influenza, RSV, dan COVID-19 Meningkat Tajam

New York kini tengah berjuang menghadapi lonjakan kasus penyakit pernapasan yang dikenal sebagai 'tripledemic'. Peningkatan signifikan ini dipicu oleh kasus influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV), dan COVID-19 yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi

Data Kasus Penyakit Pernapasan Meningkat

Data dari Northwell Health menunjukkan bahwa rawat inap akibat flu melonjak hingga 75 persen dalam satu minggu, yang meningkatkan jumlah total menjadi 1.399 pasien. Angka ini dibandingkan dengan 798 pasien pada pekan sebelumnya, memperlihatkan dampak serius dari lonjakan kasus ini.

Di negara bagian New York, kasus RSV meningkat sebesar 35 persen, sedangkan COVID-19 mengalami kenaikan sebesar 15 persen. Lonjakan-lonjakan ini menunjukkan tantangan besar bagi sistem kesehatan masyarakat.

Kepala Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi Northwell Health, Bruce Farber, menyampaikan bahwa angka rawat inap saat ini mungkin hanya mencerminkan sebagian kecil dari kenyataan. 'Hanya sedikit masyarakat yang menjalani tes,' ujarnya mencerminkan keterbatasan data di lapangan.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Pentingnya Vaksinasi dan Tindakan Preventif

Meski vaksin influenza tahun ini tidak sepenuhnya sesuai dengan strain yang beredar, para dokter tetap menekankan pentingnya vaksinasi. Vaksinasi dianggap krusial dalam pencegahan rawat inap dan kematian, khususnya bagi kelompok yang rentan.

Dokter juga merekomendasikan langkah-langkah pencegahan lainnya, seperti mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker saat sakit, dan menghindari kerumunan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko penularan virus secara signifikan.

Tingkat Keterisian Rumah Sakit dan Inovasi Diagnosis

Fasilitas Northwell Health melaporkan bahwa jumlah pasien rawat inap harian melonjak dari 2.800 menjadi 3.500 pasien pada puncak lonjakan ini. Angka ini menunjukkan tekanan yang luar biasa pada kapasitas rumah sakit di wilayah tersebut.

Northwell Health juga menyediakan tes usap mandiri yang mampu mengidentifikasi flu, RSV, dan COVID-19 secara bersamaan. Data menunjukkan bahwa lebih dari 37 persen sampel dinyatakan positif subtipe influenza A, menandakan perluasan problematika kesehatan ini.

Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU