Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, tengah menjadi sorotan masyarakat setelah kedapatan bermain golf saat bencana melanda Sumatra. Aktivitas tersebut bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana pada 14 Desember 2025.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Sebagai respons terhadap kritik yang muncul, Letjend (Purn) Lodewyk Pusung, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja lembaga dalam penyelenggaraan program gizi.
Reaksi Publik terhadap Aktivitas Dadan Hindayana
Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan berita mengenai Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, yang bermain golf di tengah situasi bencana alam di Sumatra. Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau lokasi yang memerlukan perhatian dan bantuan.
Kritik mengalir deras terhadap Dadan, dengan banyak masyarakat menilai tindakan tersebut menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi darurat. Banyak yang mengharapkan para pemimpin lembaga dapat menunjukkan empati dan dedikasi yang lebih terhadap masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan perhatian serius.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Permintaan Maaf dari Lodewyk Pusung
Menanggapi polemik yang berkembang, Letjend (Purn) Lodewyk Pusung menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Dalam pernyataannya, ia menyatakan, "Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia, jika ada hal yang dinilai kurang patut."
Pernyataan ini merupakan bentuk kesadaran lembaga untuk menjaga kredibilitas di tengah masyarakat. Lodewyk juga menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional berkomitmen untuk berfungsi sebagai pelayan rakyat dan berupaya menyelenggarakan program gizi yang efektif.
Dukungan Masyarakat dalam Program Gizi Nasional
Dalam keterangannya, Lodewyk juga mengingatkan bahwa dukungan masyarakat sangat penting dalam meningkatkan pelaksanaan Program MBG. Ia memaparkan, "Kami sangat membutuhkan dukungan dan pengawasan dari rakyat, agar program MBG ini berjalan sesuai harapan Presiden Prabowo dan melaporkan ke Presiden Prabowo sesuai kondisi riil di masyarakat."
Permohonan ini menunjukkan keinginan Badan Gizi Nasional untuk memperbaiki hubungan dengan masyarakat. Lodewyk mengekspresikan terima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan perhatian dan masukan terhadap program-program yang ada.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: