Senin, 15 DESEMBER 2025 • 14:41 WIB

Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia: Analisis Oktober 2025

Author

Perkembangan Utang Luar Negeri Indonesia: Analisis Oktober 2025

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$423,9 miliar, menunjukkan penurunan dari posisi sebelumnya sebesar US$425,6 miliar pada September 2025.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Meskipun mengalami penurunan, secara tahunan ULN Indonesia tumbuh sebesar 0,3%, didorong oleh pertumbuhan di sektor publik.

Perkembangan Utang Luar Negeri

Berdasarkan siaran pers Bank Indonesia pada 15 Desember 2025, posisi ULN pemerintah pada Oktober 2025 tercatat sebesar US$210,5 miliar.

Ini menunjukkan pertumbuhan tahunan yang signifikan sebesar 4,7%, yang didorong oleh aliran masuk modal asing yang tinggi pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional.

Pertumbuhan ini berlangsung di tengah ketidakpastian yang melanda pasar keuangan global, menunjukkan daya tarik investasi yang tetap kuat di Indonesia.

Posisi Utang Swasta

Posisi ULN sektor swasta pada bulan Oktober 2025 tercatat sebesar US$190,7 miliar, mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai US$192,5 miliar.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi sebesar 1,9%, dengan lembaga keuangan dan perusahaan non-lembaga keuangan mengalami penurunan masing-masing sebesar 4,7% dan 1,2%.

Penurunan ini menunjukkan adanya tantangan di sektor swasta dalam mengelola beban utang mereka di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Struktur Utang yang Sehat

Bank Indonesia menekankan bahwa struktur ULN Indonesia tetap dalam kondisi sehat, yang didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat pada angka 29,3%, menunjukkan rasio yang wajar dan dapat dikelola.

ULN jangka panjang juga mendominasi, dengan pangsa mencapai 86,2% dari total ULN, mencerminkan stabilitas jangka panjang yang lebih besar.

Dalam menjaga kesehatan struktur utang, Bank Indonesia dan pemerintah berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan utang.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU