PT Garuda Yamato Steel (GYS) di Cikarang, Bekasi, telah mengumumkan ekspansi besar-besaran yang akan membuka 800 lowongan kerja baru.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi baja struktural dalam rangka mendukung proyek-proyek infrastruktur pemerintah.
Ekspansi Produksi yang Signifikan
PT Garuda Yamato Steel (GYS) melakukan investasi besar dalam transformasi fasilitas produksinya di Cikarang, bekerja sama dengan SMS Group.
Transformasi ini berfokus pada peningkatan kapasitas pabrik dari 400.000 ton per tahun menjadi 540.000 ton per tahun untuk produk baja struktural, seperti IWF, Siku, U-Channel, dan Sheetpile.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Integrasi dan Efisiensi dalam Produksi
Ekspansi ini akan diintegrasikan dengan fasilitas hulu dan hilir yang dimiliki oleh GYS, memastikan efisiensi operasional dan stabilitas suplai di sektor baja.
Dengan kapasitas terpasang yang lebih besar, GYS bertujuan untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pemain strategis di industri baja struktural di Indonesia.
Target Operasional dan Nilai Tambah Industri
Proyek di Cikarang direncanakan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan akan selesai pada akhir 2027, dengan komitmen pada standar keselamatan tertinggi.
Tony Taniwan, Presiden Direktur GYS, mengungkapkan, "Transformasi ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah bagi industri, sehingga perusahaan mampu memperluas varian produk dan memasuki segmen pasar yang baru."
Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: