Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengestimasi kebutuhan anggaran untuk pemulihan bencana di Sumatera mencapai Rp 51,82 triliun. Estimasi tersebut disampaikan oleh Kepala BNPB, Suharyanto, dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Aceh menjadi provinsi dengan kebutuhan anggaran tertinggi, yaitu Rp 25,41 triliun. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan ketersediaan dana hingga Rp 60 triliun untuk mendukung proses pemulihan ini.
Rincian Anggaran Pemulihan
Laporan yang disampaikan kepada Presiden menjelaskan bahwa anggaran pemulihan mencakup rehabilitasi berbagai sektor yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BNPB mencatat bahwa kebutuhan terbesar berasal dari Aceh, yang memerlukan Rp 25,41 triliun untuk proses pemulihan.
Estimasi anggaran tersebut mencakup banyak aspek, dari infrastruktur hingga rehabilitasi sosial bagi masyarakat yang terdampak. Suharyanto menjelaskan bahwa perhatian akan diberikan untuk memastikan semua aspek ini diperhatikan agar pemulihan berlangsung secara menyeluruh dan efektif.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Kesiapan Pemerintah dalam Penanganan Bencana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa dana sebesar Rp 60 triliun sudah dialokasikan untuk pemulihan ini, yang berasal dari langkah efisiensi dalam anggaran negara. Ia menegaskan bahwa penyediaan dana ini tidak akan dilakukan melalui pemotongan program prioritas.
“Kita tidak akan asal potong anggaran untuk pemenuhan dana ini,” tegasnya, seraya menyatakan bahwa prioritas akan diberikan pada anggaran yang jelas dan berfungsi untuk mendukung rehabilitasi dan penanganan bencana.
Jaminan Anggaran dan Strategi Pemerintah
Purbaya menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terkait ketersediaan dana. “Kita akan menyisir baik APBN dan tidak akan mengulangi kesalahan tahun lalu yang sering kali berdampak pada pemotongan anggaran secara sembarangan,” ujarnya.
Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana di Sumatera dan menjamin kelancaran proses pemulihan agar bisa segera dirasakan oleh masyarakat terdampak.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: