Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengumumkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat, untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi akibat kegiatan Reuni 212 pada Selasa, 2 Desember 2025.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Rekayasa lalu lintas ini direncanakan dimulai pada pukul 17.00 WIB dan akan berlangsung secara situasional untuk memastikan kelancaran acara.
Detail Pengalihan Arus Lalu Lintas
Pengalihan arus lalu lintas akan melibatkan sejumlah ruas jalan di kawasan Monas, termasuk Jalan Medan Merdeka Barat, Selatan, Timur, dan Utara.
Ruas jalan lain yang juga akan terpengaruh meliputi Jalan Veteran I, II, dan III, serta Jalan Budi Kemuliaan yang mengarah ke Patung Kuda.
Jalan MH Thamrin, mulai dari simpang Patung Kuda hingga simpang Kebon Sirih, beserta Jalan Merdeka Selatan, akan menjadi bagian dari pengalihan ini.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang berpotensi besar di sekitar lokasi kegiatan, terutama di jam-jam sibuk.
Imbauan bagi Masyarakat
Kombes Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya, mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur-jalur yang terkena dampak pengalihan arus.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat Jakarta ataupun yang beraktivitas di Jakarta untuk menghindari ruas jalan tersebut," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengalihan arus akan disesuaikan dengan situasi di lapangan.
"Sekiranya memang nanti diprediksi masih ada lintasan-lintasan ataupun mobilisasi massa yang cukup besar, kita akan melakukan pengalihan lebih awal," tegasnya.
Kegiatan Reuni 212 Tahun Ini
Reuni 212 tahun ini mengusung tema 'Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah', dan akan dilaksanakan di Silang Monas pada sore hari.
Ketua Steering Committee (SC) Ahmad Shobri Lubis menyatakan bahwa tujuan acara ini adalah untuk menguatkan persatuan umat, yang merupakan landasan dari Aksi Bela Islam 212 di tahun 2016.
Rangkaian kegiatan kali ini dimulai dengan shalat Magrib berjamaah, diikuti dengan zikir, doa bersama, dan tausiyah dari para ulama.
Panitia juga mengundang Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah menteri serta pejabat terkait untuk menghadiri acara.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: