Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 12:35 WIB

Klarifikasi KAI Commuter Terkait Isu Pemecatan Petugas KRL

Author

Klarifikasi KAI Commuter Terkait Isu Pemecatan Petugas KRL

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menegaskan bahwa kabar pemecatan petugas KRL terkait hilangnya tumbler milik seorang penumpang tidaklah benar.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pihaknya masih menelusuri kejadian tersebut sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

Kronologi Kejadian yang Memicu Kontroversi

Kehilangan tumbler Tuku milik seorang pengguna KRL, Anita, memicu kontroversi di media sosial setelah ia mengunggah cerita mengenai masalah tersebut.

Anita melaporkan bahwa ia meninggalkan tasnya di kereta pada rute Tanah Abang-Rangkasbitung, dan saat tasnya berhasil ditemukan, ia menyadari bahwa tumbler Tuku sudah tidak ada di dalamnya.

Ia kemudian menyuarakan kekecewaannya terhadap petugas yang dinilai tidak bertanggung jawab, yang membuat isu ini menjadi viral di kalangan warganet.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Pernyataan Resmi KAI Commuter

Karina Amanda menyatakan bahwa KAI Commuter masih melakukan evaluasi dan penelusuran mengenai kejadian tersebut.

"Sebagai tahap awal, tentunya kami melakukan koordinasi kepada pihak mitra pengelola petugas front liner," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada pemberhentian terhadap petugas karena perusahaan mengacu pada regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.

Prosedur Penanganan Barang Tertinggal

KAI Commuter mengingatkan bahwa barang pribadi yang tertinggal di KRL merupakan tanggung jawab pengguna untuk menjaga dan memperhatikan barang dengan baik.

Setiap stasiun memiliki layanan lost and found untuk mendata dan menyimpan barang yang ditemukan hingga diambil oleh pemiliknya.

Karina juga menegaskan pentingnya bagi para pengguna untuk memastikan bahwa barang bawaannya aman, mengatakan, "Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan."

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU