Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 20:23 WIB

Pertemuan Virtual Prabowo dan Keir Starmer: Memperkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris

Author

Pertemuan Virtual Prabowo dan Keir Starmer: Memperkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris

Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan virtual dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pada Sabtu, 22 November 2025, untuk membahas kemitraan strategis yang semakin berkembang antara kedua negara.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Dalam diskusi ini, topik yang diangkat meliputi kerjasama di berbagai sektor serta isu global yang mendesak, khususnya situasi di Gaza.

Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor

Pertemuan virtual ini berfokus pada peluncuran resmi kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris, dengan penekanan pada sektor maritim.

Dalam kesempatan ini, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat Maritime Partnership Program yang mencakup kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, dan peningkatan kapasitas penegakan hukum.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain

Kerja Sama Pendidikan dan Ekonomi

Prabowo juga menyoroti percepatan Economic Growth Partnership dengan Inggris, menegaskan kesiapan Indonesia untuk memperluas kolaborasi dalam menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

PM Starmer mengungkapkan rencana untuk memperbanyak kehadiran universitas Inggris di Indonesia serta menyediakan 10.000 beasiswa bagi siswa Indonesia.

Isu Gaza dan Stabilitas Internasional

Selain isu bilateral, para pemimpin juga membahas situasi terkini di Gaza, yang meliputi kebutuhan akan stabilisasi internasional demi melindungi warga sipil dan memastikan kelancaran bantuan kemanusiaan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju agenda bersama yang lebih komprehensif pada tahun mendatang.

Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU