Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 11:15 WIB

Dampak Kebiasaan Minum Minuman Manis Terhadap Kesehatan

Author

Dampak Kebiasaan Minum Minuman Manis Terhadap Kesehatan

Kebiasaan mengonsumsi minuman manis kini semakin menjamur, terutama di kalangan anak muda. Namun, banyak yang tidak menyadari risiko kesehatan yang mengintai dari konsumsi gula berlebih ini.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Penelitian menunjukkan bahwa minuman manis berpotensi memicu berbagai penyakit serius. Mari kita telaah lebih dalam mengenai aspek-aspek yang perlu diperhatikan terkait kebiasaan ini.

Gula dan Efeknya Terhadap Kesehatan

Gula merupakan sumber energi bagi tubuh, namun jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, dapat menjadi bumerang bagi kesehatan. Kelebihan asupan gula telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko diabetes tipe 2 dan obesitas.

Menurut American Heart Association, wanita sebaiknya membatasi asupan gula tambahan hingga 6 sendok teh per hari, sedangkan pria dianjurkan untuk tidak melebihi 9 sendok teh. Namun, kenyataannya, banyak individu yang sudah melebihi batasan tersebut saat mengonsumsi minuman manis.

Kondisi obesitas berimplikasi pada berbagai masalah kesehatan lainnya, termasuk penyakit jantung. Saat kadar gula dalam darah meningkat, hal ini akan menambah kadar trigliserida, yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Penyakit yang Ditimbulkan oleh Minuman Manis

Salah satu penyakit umum yang muncul akibat konsumsi minuman manis adalah diabetes. Gula berlebih dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah, yang berkontribusi pada resistensi insulin dan berpotensi memicu diabetes.

Konsumsi gula yang berlebihan bukan hanya berimbas pada penyakit diabetes, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan gigi. Seringnya mengonsumsi minuman manis meningkatkan risiko kerusakan gigi akibat pembentukan plak yang dapat merusak enamel gigi.

Berdasarkan beberapa studi, terdapat pula hubungan antara asupan gula yang berlebihan dengan gangguan mental. Konsumsi gula dapat mempengaruhi suasana hati dan berhubungan dengan peningkatan gejala depresi serta kecemasan.

Menghindari Risiko dan Memilih Pilihan Sehat

Untuk meminimalisir risiko kesehatan akibat konsumsi minuman manis, langkah pertama yang bisa diambil adalah dengan mengurangi jumlah konsumsi. Mengganti minuman manis dengan air putih atau teh herbal dapat menjadi opsi yang lebih sehat.

Membaca label pada kemasan minuman juga sangat penting. Banyak produk yang mengandung gula tambahan tersembunyi, sehingga konsumen perlu lebih teliti saat memilih minuman.

Alternatif lain adalah mencari pilihan minuman yang lebih sehat atau bahkan membuat infus air dengan buah-buahan segar. Ini bisa menjadi cara yang menyegarkan sekaligus menyehatkan.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU