Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia semakin sering menghadapi penyakit autoimun seperti lupus dan rheumatoid arthritis. Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara tidak normal menyerang sel-sel sehat dalam organ tubuh.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Meskipun banyak orang masih bingung mengenai penyebab pasti dari peningkatan penyakit ini, penelitian mengungkapkan beberapa faktor pemicu yang perlu diperhatikan untuk langkah pencegahan.
Faktor Genetik dan Keluarga
Faktor genetik merupakan salah satu penyebab paling signifikan dalam perkembangan penyakit autoimun. Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit tersebut, risiko seseorang untuk mengalami kondisi serupa menjadi lebih tinggi.
Penelitian mengindikasikan bahwa terdapat lebih dari 100 jenis penyakit autoimun, dan kecenderungan genetik dapat menjadi factor pengarah dalam munculnya penyakit tersebut di dalam keluarga. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun terdapat riwayat keluarga, tidak semua individu di keluarga tersebut akan mengalaminya.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Lingkungan dan Polusi
Faktor lingkungan juga merupakan salah satu aspek penting yang tidak dapat diabaikan. Polusi udara, paparan bahan kimia, dan racun dapat berkontribusi terhadap gangguan sistem kekebalan tubuh seseorang.
Kebanyakan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara paparan substansi berbahaya seperti pestisida dan logam berat dengan peningkatan risiko penyakit autoimun. Di kota-kota besar Indonesia dengan tingkat polusi yang semakin meningkat, fakta ini semakin berpotensi memicu masalah kesehatan jangka panjang.
Stres dan Gaya Hidup
Stres adalah faktor yang sering kali dinilai sepele, tetapi faktanya ini memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan, termasuk fungsi sistem imun. Ketika seseorang mengalami stres berkepanjangan, hal ini dapat mengganggu keseimbangan kekebalan tubuh.
Di zaman modern, banyak individu terjebak dalam rutinitas kerja yang membawa tekanan dan tantangan emosional setiap hari. Gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan buruk dan minimnya aktivitas fisik, juga dapat memperburuk keadaan kesehatan dan berpotensi memicu timbulnya penyakit autoimun.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: