Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 20:09 WIB

Mengenal Anemia Kronis: Risiko dan Cara Pengelolaannya di Indonesia

Author

Mengenal Anemia Kronis: Risiko dan Cara Pengelolaannya di Indonesia

Anemia kronis adalah masalah kesehatan serius yang sering diabaikan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi fatal bagi penderitanya.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah penderita anemia di Indonesia terus mengalami peningkatan, yang mempengaruhi kualitas hidup sehari-hari.

Apa Itu Anemia Kronis?

Anemia kronis merupakan kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh berada di bawah normal dalam jangka waktu lama. Penyebab utama biasanya meliputi kehilangan darah, defisiensi nutrisi, atau adanya penyakit kronis.

Survei menunjukkan bahwa anemia terjadi pada sekitar 50% wanita hamil dan 40% anak-anak di bawah lima tahun di Indonesia. Sayangnya, anemia sering kali tidak terdeteksi di tahap awal karena gejalanya yang sangat ringan.

Dampak Anemia Kronis Terhadap Kesehatan

Anemia kronis dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang serius, seperti kelelahan, pusing, dan jantung berdebar. Komplikasi jangka panjang, termasuk gangguan jantung dan pembuluh darah, juga meningkat.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

"Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, anemia kronis dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gagal jantung," ungkap Dr. Budi, seorang spesialis penyakit dalam. Pernyataan ini menekankan betapa pentingnya penanganan yang tepat untuk kondisi ini.

Bagi wanita hamil, risiko tambahan seperti persalinan prematur dan kelahiran bayi dengan berat rendah juga menjadi perhatian. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk rutin memeriksa kadar darah.

Pencegahan dan Pengelolaan Anemia Kronis

Pencegahan anemia kronis dapat dilakukan melalui pola makan seimbang yang kaya akan zat besi dan vitamin B12. Makanan seperti daging merah, sayuran hijau, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan sangat dianjurkan.

Melakukan pemeriksaan darah secara rutin juga sangat penting, terutama bagi kelompok berisiko seperti ibu hamil, anak-anak, dan orang lanjut usia. Deteksi dini memungkinkan penanganan yang lebih efektif.

Pengelolaan anemia kronis seringkali melibatkan suplemen zat besi dan vitamin sesuai anjuran dokter. Penanganan ini penting untuk mencegah komplikasi serius yang dapat membahayakan kesehatan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU