Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 15:53 WIB

Penurunan Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal III-2025: Analisis dan Dampak

Author

Penurunan Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal III-2025: Analisis dan Dampak

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Kuartal III-2025 tercatat sebesar US$ 424,4 miliar, mengalami penurunan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai US$ 432,3 miliar.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Penurunan ini mencerminkan kontraksi 0,6% secara tahunan, jauh lebih rendah dari pertumbuhan ULN yang terlihat pada kuartal sebelumnya sebesar 6,4% tahun-ke-tahun.

Penurunan Utang Luar Negeri Sektor Publik

Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia, penurunan ULN pada periode ini dipicu oleh melambatnya pertumbuhan utang pemerintah yang tercatat sebesar US$ 210,1 miliar dengan pertumbuhan hanya 2,9%.

Angka ini terkontraksi lebih jauh jika dibandingkan dengan pertumbuhan 10% yang tercatat pada Kuartal II-2025.

Kondisi ini dipengaruhi oleh ketidakpastian di pasar keuangan global, yang berdampak pada aliran modal asing, khususnya melalui Surat Berharga Negara (SBN) domestik.

Sektor-sektor yang mendapatkan dukungan dari utang pemerintah meliputi Jasa Kesehatan, Administrasi Pemerintah, dan Pendidikan, dengan utang jangka panjang mendominasi, mencapai 99,9%.

Kondisi Utang Luar Negeri Sektor Swasta

Untuk ULN sektor swasta, posisi tercatat sebesar US$ 191,3 miliar pada Kuartal III-2025, menurun dari posisi sebelumnya yang mencapai US$ 193,9 miliar.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi dari -0,2% menjadi -1,9%, dengan lembaga keuangan dan non-lembaga keuangan mengalami pertumbuhan negatif masing-masing sebesar 3,0% dan 1,7%.

Sebagian besar utang sektor swasta bersumber dari Sektor Industri Pengolahan, Jasa Keuangan, dan Pertambangan yang secara keseluruhan menyumbang sekitar 81% dari total ULN swasta.

Penurunan ini menunjukkan tantangan bagi pertumbuhan sektor swasta dalam konteks aliran modal yang melambat.

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB

Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami penurunan menjadi 29,5% pada Kuartal III-2025, turun dari 30,4% pada Kuartal II-2025.

Penurunan ini mencerminkan perbaikan dalam struktur utang negara dan efektivitas dalam pengelolaan utang secara keseluruhan.

Analisis yang lebih jauh dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa dominasi utang jangka panjang tetap berlanjut, dengan pangsa mencapai 86,1% dari total utang luar negeri.

Bank Indonesia dan Pemerintah juga menekankan komitmen mereka untuk menjaga agar struktur ULN tetap sehat melalui koordinasi dalam pemantauan dan pengelolaan utang.

Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU