Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, mengecam tindakan kontroversial Gus Elham yang viral setelah mencium anak-anak perempuan.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Ia meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas perbuatan tersebut demi menjaga moralitas dan etika dalam berdakwah.
Pernyataan Miftachul Akhyar
KH Miftachul Akhyar menilai bahwa tindakan Gus Elham menunjukkan cara dakwah yang tidak tepat.
Ia menekankan, 'Dakwah macam apa seperti itu, kelakuannya itu mencium-cium, merusak itu. Tidak boleh muncul lagi, bila perlu diberi sanksi yang menjerakan.'
Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Tindakan PBNU dan Pembentukan Satgas
Untuk mencegah terulangnya kasus serupa, PBNU telah membentuk tim satuan tugas (satgas) yang bertujuan untuk mengawasi tindakan-tindakan di luar batas saat berdakwah.
Miftach menambahkan, 'PBNU membentuk tim satgas, sudah dibentuk.'
Permohonan Maaf dari Gus Elham
Gus Elham sendiri telah merespons kritik tersebut dengan permohonan maaf yang disampaikan secara terbuka.
Dalam pernyataannya, ia mengakui salah dan menyatakan, 'Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan.'
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: