Hamas, melalui sayap militernya Brigade al-Qassam, resmi mengumumkan penyerahan jenazah Letnan Hadar Goldin, perwira Israel yang telah disandera selama 11 tahun.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Jenazah Goldin, yang ditemukan di sebuah terowongan di Rafah, menjadi sandera ke-24 yang jenazahnya dikembalikan oleh Hamas sejak gencatan senjata dimulai.
Detail Penyerahan Jenazah
Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa jenazah Letnan Goldin akan diserahkan pada pukul 14.00 waktu Gaza.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui kanal Telegram mereka menyusul penemuan jasadnya di Rafah.
Respons dari Pihak Israel
Rezim Zionis Israel telah mengonfirmasi penerimaan jenazah Goldin setelah proses identifikasi berlangsung.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
"Setelah proses identifikasi selesai, perwakilan IDF memberi tahu keluarga bahwa Letnan Hadar Goldin telah dikembalikan ke Israel," demikian pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel.
Presiden Israel, Isaac Herzog, memberikan pujian atas pengembalian ini, menyebutnya sebagai langkah penting setelah lebih dari satu dekade.
Kekhawatiran Warga Gaza
Meski berita ini membawa harapan bagi keluarga Goldin, warga Gaza mengungkapkan kekhawatiran terhadap situasi yang mereka hadapi saat ini.
Samah Deeb, seorang pengungsi, menyatakan, "Kami masih merasa seperti sandera situasi ini."
Para pengungsi berharap untuk kembali ke rumah mereka yang hancur dan menginginkan kehidupan yang normal di tengah ketidakpastian yang melanda.
Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: