Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 11:43 WIB

Projo Umumkan Sayembara Desain Logo Baru untuk Mengganti Siluet Jokowi

Author

Projo Umumkan Sayembara Desain Logo Baru untuk Mengganti Siluet Jokowi

Ketua Umum DPP Relawan Projo, Budi Arie Setiadi, mengumumkan bahwa organisasi ini akan mengganti logo yang saat ini bergambar siluet wajah Presiden Joko Widodo. Sayembara untuk desain logo baru pun dibuka agar masyarakat dapat berpartisipasi.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Dalam acara di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Budi Arie menyatakan bahwa perubahan logo bertujuan untuk mencerminkan nilai-nilai jangka panjang yang sesuai dengan tujuan dan semangat organisasi.

Pengumuman Perubahan Logo Projo

Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa organisasi Projo telah menyetujui untuk mengganti logo yang saat ini memiliki gambar siluet wajah Joko Widodo. Sayembara ini diharapkan dapat memberi ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam desain yang baru.

Ia berharap, logo yang baru akan lebih representatif dan relevan dengan nilai-nilai organisasi. Budi Arie menjelaskan, "Logo Projo ini nanti akan kita sayembarakan. Bukan ditebak-tebak, tapi kita akan melakukan penyesuaian-penyesuaian."

Logo yang akan datang diharapkan dapat mencerminkan aspirasi dan tujuan jangka panjang Projo sebagai organisasi yang berkomitmen pada semangat berkelanjutan. Ini menunjukkan proyeksi positif bagi keberlanjutan nilai-nilai yang dianut oleh Projo.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Nilai dan Filosofi di Balik Logo Baru

Budi Arie menekankan pentingnya nilai-nilai dan filosofi yang harus tercermin dalam logo baru tersebut. Ia menuturkan, "Jadi nilai-nilai, falsafah dan sebagainya, ini harus tercermin dari logo Projo."

Setiap elemen dalam logo baru akan dirancang secara cermat untuk menggambarkan identitas dan misi Projo. Tujuan utama dari redesign ini adalah agar logo dapat lebih menggugah semangat para relawan serta masyarakat secara umum.

Projo ingin menjaga kesinambungan dari nilai-nilai yang diwariskan serta menciptakan produk visi yang dapat diterima oleh seluruh stakeholder dan anggota organisasi.

Penegasan Hubungan dengan Joko Widodo

Meski tampak bahwa logo baru tidak lagi menampilkan wajah Jokowi, Budi Arie memastikan bahwa Projo tidak akan meninggalkan hubungan historis dengan mantan presiden tersebut. Ia menyatakan, "Jadi tolong jangan dibikin cerita, terutama Projo meninggalkan Pak Jokowi. Enggak."

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Projo tetap menghargai peran Joko Widodo dalam sejarah organisasi, meski visualisasinya diubah.

Dengan demikian, logo baru akan menjadi simbol dari evolusi dan adaptasi Projo tanpa menghapus jejak masa lalu. Budi Arie menegaskan, bahwa Projo dan Jokowi adalah bagian dari sejarah yang tidak boleh dilupakan, memberikan pemahaman lebih dalam tentang komitmen organisasi terhadap visi dan nilai-nilai yang terus berlanjut.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU